27.3 C
Jakarta
Rabu, Juli 29, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALWarga Ukraina RN, Dalang Laboratorium Narkoba di Bali Ditangkap

Warga Ukraina RN, Dalang Laboratorium Narkoba di Bali Ditangkap

Jakarta – Warga Ukraina, Roman Nazarenco (RN), yang menjadi buronan internasional (DPO) melalui Red Notice, berhasil ditangkap tim gabungan Polri di Bali. RN diduga menjadi otak di balik peredaran narkoba yang bermarkas di sebuah vila di kawasan Canggu, Bali serta terkait dengan jaringan peredaran narkoba di Bangkok, Thailand.

“Pada hari ini kita telah mengamankan pengendali utama dari kasus laboratorium narkoba hidroponik di Bali yang sebelumnya dirilis oleh Bapak Kabareskrim pada bulan Mei lalu,” ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa, Minggu (22/12) malam.

Penangkapan RN merupakan kolaborasi antara Hubinter Polri, Bareskrim, dan pihak imigrasi Thailand. RN ditangkap saat hendak meninggalkan Thailand menuju Dubai, setelah bersembunyi selama lebih dari tiga bulan di negara tersebut.

Warga Ukraina RN, Dalang Laboratorium Narkoba di Bali Ditangkap
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggiring otak jaringan laboratorium narkoba internasional dari Ukraina, Roman Nazarenco (RN) yang bermarkas di Kabupaten Badung, Bali, dari Thailand melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (22/12/2024) (katafoto/HO/Humas Polri)

“Roman Nazarenco adalah pengendali utama jaringan ini. Setelah melarikan diri sejak Mei, selama 109 hari ia bersembunyi di Thailand. Berkat koordinasi, kami berhasil menangkapnya saat ia hendak berangkat ke Dubai,” ujar Brigjen Mukti.

Penangkapan RN berawal dari penggerebekan sebuah vila di Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, pada Kamis (2/5/2024). Vila tersebut ternyata digunakan sebagai laboratorium narkoba rahasia atau clandestine lab. Dalam operasi itu, polisi menangkap tiga warga negara asing (WNA): dua bersaudara kembar asal Ukraina, Ivan Volovod (IV) dan Mikhayla Volovod, serta seorang warga Rusia bernama Konstantin Krutz.

Jaringan ini menggunakan modus operandi dengan mendirikan laboratorium narkoba tersembunyi di basement vila, di kawasan pemukiman penduduk, untuk mengelabui pihak berwenang. Di lokasi tersebut ditemukan dua clandestine labs aktif, menjadikannya laboratorium narkoba pertama dengan model seperti ini di Indonesia.

Warga Ukraina RN, Dalang Laboratorium Narkoba di Bali Ditangkap
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa memberi keterangan pers penangkapan otak jaringan laboratorium narkoba internasional dari Ukraina, Roman Nazarenco (RN) yang bermarkas di Kabupaten Badung, Bali, dari Thailand melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (22/12/2024) (katafoto/HO/Humas Polri)

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 subsider Pasal 112 dan Pasal 127 Undang-Undang tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau penjara minimal lima tahun, serta denda hingga Rp10 miliar.

“Jaringan ini adalah contoh serius bagaimana upaya pengendalian narkoba dapat dilakukan lintas negara. Penegakan hukum yang tegas menjadi komitmen kami untuk memberantas jaringan ini hingga ke akarnya,” tegas Brigjen Mukti.

Baca Juga

Cemburu Berujung Maut? Ini Deretan Kasus Kekerasan dalam Pacaran yang Viral

Jakarta - Kasus kekerasan dalam pacaran (KDP) masih menjadi...

Monumen Kudatuli Simbol dari Kesabaran Revolusioner

Jakarta - Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum DPP...

Pemerintah Bangun 500 Sekolah Nasional Terintegrasi di 37 lokasi

Jakarta - Pemerintah mempercepat pemerataan akses pendidikan berkualitas melalui...

Tak Hanya Andalkan APBD, DKI Gandeng Swasta Benahi TPST Bantargebang

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat...

Bandara Husein Sastranegara Siap Dibuka Lagi, Enam Maskapai Antre Beroperasi

Bandung- PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan seluruh...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini