29.4 C
Jakarta
Senin, Juni 15, 2026
BerandaKATA TEKNOTEKNEWSPerangi Konten Berbahaya, Google Siap Ciptakan Internet Aman untuk Anak Indonesia

Perangi Konten Berbahaya, Google Siap Ciptakan Internet Aman untuk Anak Indonesia

Paris – Google, raksasa teknologi asal Amerika Serikat, menyatakan kesiapannya untuk mendukung regulasi yang lebih ketat dalam melindungi anak-anak Indonesia dari paparan konten berbahaya di internet, seperti pornografi anak dan perjudian online. Kebijakan ini sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih aman bagi generasi muda.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menknomdigi) Meutya Hafid menegaskan pentingnya kerja sama dengan Google dalam menerapkan aturan tersebut. Hal ini ia sampaikan dalam pertemuan dengan Wakil Presiden Kebijakan Publik YouTube, Leslie Miller, di Kantor Google Paris pada Senin (10/2/2025).

“Kami mengharapkan kerja sama dari Google untuk memastikan lingkungan online yang lebih aman bagi anak-anak Indonesia,” ujar Meutya dikutip dalam keterangan tertulis.

Menurut Meutya, regulasi ini menjadi kebutuhan mendesak karena angka kasus pornografi anak dan perjudian online terus meningkat di Indonesia.

Laporan dari National Center for Missing and Exploited Children mencatat bahwa Indonesia masuk dalam daftar empat negara dengan kasus pornografi anak tertinggi di dunia. Sementara itu, data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan bahwa sekitar 2% dari total pemain judi online di Indonesia berusia di bawah 10 tahun, dengan jumlah mencapai 80.000 anak.

Merespons hal ini, Leslie Miller menyatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar terbesar bagi produk Google, termasuk YouTube. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk bekerja sama dalam mendukung kebijakan pemerintah Indonesia terkait perlindungan anak di dunia maya.

“Kami siap bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk memastikan platform kami lebih aman bagi semua pengguna, terutama anak-anak,” kata Leslie.

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah Indonesia dan platform digital global guna meningkatkan keamanan dan perlindungan anak di ranah digital.

Baca Juga

Prabowo ke Pengusaha: Jangan Khianati Merah Putih, Aku Cari Kau

Bandar Lampung - Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras...

Subaru Tarik 69 Ribu Forester, Sunroof Bisa Lepas Saat Mobil Melaju

Subaru mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap sejumlah SUV Forester...

China Bangun 35.000 Pabrik Pintar AI Pangkas Cacat Produk hingga 47 Persen

Tiongkok terus memperkuat transformasi sektor manufakturnya melalui pengembangan sistem...

Ramai Kabar SPPG Dihentikan Sementara, BGN Buka Suara

Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) membantah informasi yang...

AceKid Hadir di Indonesia, Usung Susu Segar Tanpa Pemanis Tambahan

Jakarta  - Menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi nutrisi yang...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini