30 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026
BerandaKATA EKBISAGRIBISNISIndonesia Kirim 1.200 Ton Jagung ke Malaysia, Prabowo Tuntaskan Mimpi Petani


Indonesia Kirim 1.200 Ton Jagung ke Malaysia, Prabowo Tuntaskan Mimpi Petani


Bengkayang – Presiden Prabowo Subianto, resmi melepas ekspor perdana komoditas jagung sebanyak 1.200 ton dari Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, ke Kuching, Malaysia, pada Kamis, 5 Juni 2025. Ekspor ini menandai langkah awal penting dalam upaya transformasi sektor pertanian nasional menuju kemandirian pangan dan perluasan pasar internasional.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengapresiasi capaian tersebut dan menyebut bahwa keberhasilan ini harus menjadi pemicu untuk memperkuat jaringan produksi dan pengembangan koperasi desa di seluruh Tanah Air.

“Saya menerima laporan hari ini kita akan melepas ekspor jagung perdana ke negara tetangga, dan itu kabar yang sangat baik. Ini harus kita jadikan momentum berkelanjutan. Nantinya akan ada 80 ribu koperasi desa yang tersebar di seluruh Indonesia. Koperasi-koperasi ini akan saling menguatkan, membuka jaringan dan rantai produksi serta distribusi yang lebih luas,” ujar Presiden saat meresmikan pembangunan gudang pengering jagung milik PT Pangan Merah Putih dan peletakan batu pertama 18 gudang Polri di 12 provinsi.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa seluruh program ini bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat, terutama melalui penyediaan pangan yang terjangkau dan bergizi.

“Tujuan utama kita jelas: harga pangan harus bisa dijangkau oleh rakyat, nilai tukar petani dan nelayan harus meningkat, dan semua warga negara harus bisa makan dengan layak dan penuh nutrisi. Dengan izin Tuhan, kita menuju masyarakat adil, makmur, dan sejahtera,” tegasnya.

Di tempat terpisah, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa ekspor kali ini merupakan bagian dari total permintaan jagung oleh Malaysia yang mencapai 240 ribu ton per tahun, dengan pengiriman awal sebesar 20 ribu ton setiap bulannya.

“Ekspor hari ini dilepas secara bertahap. Permintaan Malaysia mencapai 20 ribu ton per bulan. Untuk bulan ini, total sekitar 50 ribu ton akan dikirim. Rinciannya, 1.200 ton dari Kalimantan Barat, 20 ribu ton dari Nusa Tenggara Barat (NTB), dan 27 ribu ton dari Gorontalo,” jelas Amran.

Mentan juga menyebut bahwa ekspor dari Bengkayang ini adalah yang pertama dalam sejarah wilayah tersebut. Ia menyampaikan bahwa capaian ini lahir dari kolaborasi lintas sektor dan merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Ini hasil kerja sama dari banyak pihak, berangkat dari visi besar Presiden RI. Alhamdulillah, cadangan beras kita saat ini mencapai 4 juta ton—angka tertinggi dalam 50 tahun terakhir. Ketahanan pangan kita semakin kuat. Ke depan, kita bercita-cita menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” pungkasnya.

Baca Juga

Tarif AS Naik dan Konflik Memanas, Mengapa Indonesia Justru Diuntungkan?

Ketegangan geopolitik global kembali memanas, dipicu oleh meningkatnya hubungan...

Gletser Puncak Jaya Menyusut, Dunia Masuk Krisis Iklim?

Yogyakarta - Lapisan es abadi yang selama ribuan tahun...

Unik, Warga Desa Pesanggrahan Bayar PBB Pakai Bambu, Hasilnya Fantastis

Cilacap - Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atas...

Hadir dengan Teknologi Google, Hyundai Ioniq 3 Siap Guncang Pasar EV

Hyundai terus memperluas lini kendaraan listriknya dengan menghadirkan model...

Sampah Jadi Listrik, Proyek Raksasa Dimulai di 3 Kota Besar

Jakarta - Pemerintah mempercepat penerapan teknologi pengolahan sampah menjadi...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini