28.5 C
Jakarta
Kamis, Juli 23, 2026
BerandaKATA EKBISINDUSTRISIG Gaspol Energi Bersih! Emisi Turun, Batu Bara Ditekan

SIG Gaspol Energi Bersih! Emisi Turun, Batu Bara Ditekan

Jakarta – Meningkatnya perhatian global terhadap isu perubahan iklim, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat komitmennya menjaga kelestarian lingkungan dengan mengintegrasikan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) ke dalam strategi bisnis perusahaan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan pemanfaatan energi terbarukan serta percepatan reklamasi lahan pascatambang. Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menegaskan bahwa keberlanjutan kini menjadi salah satu keunggulan kompetitif yang mampu mendorong inovasi sekaligus menjaga stabilitas operasional perusahaan.

“Melalui berbagai inisiatif strategis, SIG membuktikan bahwa kinerja keberlanjutan dapat berjalan seiring dengan kinerja bisnis, bahkan memperkuat ketahanan operasional perusahaan,” ujarnya.

Salah satu langkah utama yang dilakukan SIG adalah mengoptimalkan penggunaan bahan bakar alternatif yang berasal dari limbah industri, biomassa, hingga sampah perkotaan yang diolah menjadi refuse-derived fuel (RDF). Sepanjang 2025, pemanfaatan bahan bakar alternatif meningkat 24% menjadi 681 ribu ton, setara dengan pengurangan penggunaan batu bara hingga 467 ribu ton. Pencapaian ini turut mendorong peningkatan thermal substitution rate menjadi 9,77%.

SIG Gaspol Energi Bersih! Emisi Turun, Batu Bara Ditekan
Petugas memeriksa fasilitas panel surya di atap gedung utama kantor SBI Pabrik Tuban, Jawa Timur. (katafoto/HO/SIG)

Selain menekan emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor industri, inisiatif ini juga memberikan solusi terhadap persoalan limbah sekaligus membuka peluang ekonomi baru, termasuk bagi sektor pertanian melalui pemanfaatan biomassa.

SIG juga memperluas penggunaan energi bersih melalui pemasangan panel surya di berbagai unit operasional serta penerapan teknologi Waste-Heat Recovery Power Generation (WHRPG) untuk mengonversi panas buang menjadi listrik. Upaya tersebut menghasilkan penurunan intensitas emisi GRK cakupan 1 sebesar 21% dibandingkan baseline 2010, serta penurunan emisi cakupan 2 sebesar 15% dibandingkan baseline 2019.

Di sektor pertambangan, SIG menjalankan praktik berkelanjutan melalui penataan dan pemulihan ekosistem. Hingga 2025, perusahaan telah mereklamasi lahan pascatambang seluas 628 hektare yang tersebar di berbagai wilayah operasional.

Baca Juga

Hobi Scrolling HP Berjam-jam? Bahaya Sebenarnya Ada pada Kebiasaan Ini

Yogyakarta - Maraknya tren olahraga di kalangan anak muda...

Investor Ramai Incar Obligasi DKI, Jakarta Siap Bangun Tanpa Bebani APBD

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan rencana...

Bea Cukai Selamat dari Wacana Pembubaran? Menkeu Ungkap Sinyal Prabowo

Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan Direktorat...

Prabowo: Indonesia Harus Bisa E20, Pembangunan 50 Pabrik Etanol Segera Dimulai

Malang - Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan sedikitnya 30...

Jalan Pulang, Film yang Ungkap Makna Kebaya Lebih dari Sekadar Busana Tradisional

Jakarta - Bakti Budaya Djarum Foundation kembali mengampanyekan pelestarian...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini