30.4 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPKESEHATANTak Disangka 22 Ribu Warga Blitar Alami Obesitas, Perempuan Mendominasi

Tak Disangka 22 Ribu Warga Blitar Alami Obesitas, Perempuan Mendominasi

Blitar – Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mencatat sekitar 22.000 warga di Kabupaten Blitar mengalami obesitas hingga April 2026. Dari jumlah tersebut, mayoritas penderita adalah perempuan. Kondisi ini dipicu oleh rendahnya aktivitas fisik serta tingginya asupan kalori harian.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Blitar, Ditya Putranto, menyampaikan bahwa angka obesitas di wilayahnya menjadi perhatian serius, terutama karena dominasi kasus pada perempuan.

“Ada 22.000 warga Blitar mengalami obesitas. Kebanyakan wanita. Hingga kini dari data tercatat wanita yang mendominasi gemuk di Blitar,” kata Ditya Putranto kepada wartawan, Kamis (23/4).

Data tersebut diperoleh dari hasil pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan di berbagai pos layanan kesehatan. Dari total 72.468 warga yang menjalani pemeriksaan, sebanyak 22.459 orang teridentifikasi mengalami obesitas sentral.

“Temuan ini tercatat dari total 72.468 orang yang diperiksa setiap melakukan pengecekan kesehatan di seluruh pos di Kabupaten Blitar,” tambahnya.

Ditya menjelaskan, obesitas sentral ditentukan berdasarkan ukuran lingkar perut, yakni lebih dari 90 sentimeter untuk pria dan 80 sentimeter untuk perempuan.

“Peningkatan obesitas ini faktor kurang aktivitas fisik dan terlalu banyak asupan kalori,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa obesitas dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti hipertensi, diabetes melitus, hingga stroke. Pola konsumsi makanan tinggi lemak dan berminyak turut memperburuk kondisi tersebut.

“Olahraga sangat penting untuk membakar kalori dan lemak. Jika tidak diimbangi, maka tahun depan kemungkinan jumlah obesitas bisa meningkat,” katanya.

Untuk menekan angka obesitas, masyarakat diimbau agar rutin beraktivitas fisik, memperbanyak konsumsi buah dan sayur, serta mengurangi makanan cepat saji.

Upaya ini diharapkan dapat menekan laju peningkatan obesitas sekaligus mencegah munculnya penyakit kronis di masyarakat.

Baca Juga

Begini Cara KAI Services Jaga Kualitas Makanan di Kereta

Jakarta - KAI Services resmi menghadirkan Laboratorium Quality Control...

Kemenpora Pangkas 191 Aturan Jadi 4, Siap Ubah Wajah Olahraga Nasional

Jakarta - Pemerintah mulai menjajal pendekatan deregulasi besar-besaran di...

Hadir dengan Teknologi Google, Hyundai Ioniq 3 Siap Guncang Pasar EV

Hyundai terus memperluas lini kendaraan listriknya dengan menghadirkan model...

Strategi Kementan Berhasil, Ekspor Unggas Indonesia Tembus Rp18,2 Miliar

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) melaporkan peningkatan signifikan kinerja...

Festival Janda Reni, Kuliner Tradisional Ini Diserbu Pengunjung

Banyuwangi - Selain dikenal dengan kekayaan alam dan budayanya,...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini