32.3 C
Jakarta
Kamis, Juli 23, 2026
BerandaKATA BERITAMEGAPOLITANShenzhen Jadi Acuan, Transportasi Jakarta Siap Naik Level

Shenzhen Jadi Acuan, Transportasi Jakarta Siap Naik Level

Tiongkok – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan pertemuan bilateral dengan Shenzhen Metro Group di Guangdong, Tiongkok, pada Rabu (22/4).

Pertemuan tersebut membahas peluang pengembangan konsep transit-oriented development (TOD) yang modern dan berkelanjutan guna mendukung sistem transportasi Jakarta agar lebih terintegrasi.

“Kami ingin memiliki perbandingan efektivitas MRT di berbagai kota dunia. Shenzhen menjadi rujukan karena efisiensi pelayanan dan operasionalnya,” ujar Pramono dalam siaran pers Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kamis (23/4).

Pemprov DKI menjadikan Shenzhen sebagai contoh karena keberhasilannya mengangkut hingga 13 juta penumpang per hari dengan jaringan sepanjang sekitar 635 kilometer. Angka tersebut jauh melampaui capaian MRT Jakarta yang saat ini melayani sekitar 128 ribu penumpang per hari.

Menurut Pramono, kondisi ini menjadi pembelajaran penting untuk mempercepat pengembangan MRT sekaligus kawasan TOD di Jakarta.

“Ini menjadi urgensi, karena mobilitas keluar-masuk Jakarta mencapai sekitar 4 juta orang per hari. MRT harus dikembangkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan sekaligus mendukung integrasi kawasan aglomerasi,” jelasnya.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, menyebut kerja sama ini memiliki nilai strategis dalam pengembangan sistem TOD. Pengalaman Shenzhen dinilai dapat menjadi referensi dalam membangun operasional perkeretaapian yang terintegrasi.

“MoU ini menjadi langkah untuk menuntaskan persoalan kota modern sekaligus mengunci pertumbuhan ekonomi ke depan,” kata Tuhiyat.

Sementara itu, Deputy Party Secretary and General Manager Shenzhen Metro Group Co., Ltd., Huang Liping, menilai langkah Jakarta sudah tepat dengan menjadikan TOD sebagai tulang punggung mobilitas perkotaan.

“Pengalaman kami menunjukkan, ketika perencanaan metro dilakukan sejak awal, hal itu tidak hanya menggerakkan manusia, tetapi juga membentuk ekonomi, ruang kota, dan nilai properti,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak turut menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara MRT Jakarta dan Shenzhen Metro Group terkait pengembangan kawasan TOD serta sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi.

Baca Juga

Dana Darurat Jadi Kunci Bertahan Saat Krisis, Berapa Nominal yang Harus Disiapkan?

Jakarta - Di tengah ketidakpastian ekonomi global, memiliki dana...

Hobi Scrolling HP Berjam-jam? Bahaya Sebenarnya Ada pada Kebiasaan Ini

Yogyakarta - Maraknya tren olahraga di kalangan anak muda...

Kemendag Buka Suara! Urus NIB Ternyata Tidak Ada Kaitannya dengan Pajak

Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan kewajiban memiliki Nomor...

Satgas PHK Siapkan Aplikasi untuk Deteksi Dini Perusahaan yang Berisiko PHK

Jakarta - Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK)...

Gunung Merapi Kembali Luncurkan 30 Guguran Lava, Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak

Yogyakarta - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih terpantau tinggi....

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini