26.7 C
Jakarta
Senin, Juli 27, 2026
BerandaKATA EKBISAGRIBISNISIndonesia Siap Ekspor 2.000 Ton Beras ke Malaysia, Tunggu Respons Resmi

Indonesia Siap Ekspor 2.000 Ton Beras ke Malaysia, Tunggu Respons Resmi

Jakarta – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyampaikan bahwa Malaysia telah mengajukan permintaan untuk mengimpor beras dari Indonesia sebesar 2.000 ton per bulan melalui skema bisnis ke bisnis (B2B). Namun, hingga saat ini, belum ada kelanjutan konkret dari pihak Malaysia.

“Sekarang bola ada di tangan Malaysia. Dari sisi kami, Indonesia sudah menyatakan kesiapan. Presiden juga telah menginstruksikan agar Kementerian Pertanian segera merespons jika Malaysia menyatakan siap,” ujar Sudaryono usai mengikuti rapat koordinasi terbatas di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (13/6).

Dilansir dari laman berita satu, rencana kerja sama ekspor ini sudah dibahas melalui sejumlah pertemuan antara kementerian pertanian kedua negara, termasuk dengan para pelaku usaha Malaysia yang berminat menjadi importir.

Jika kesepakatan tercapai, beras yang akan diekspor akan diambil dari cadangan milik Perum Bulog. Sudaryono memastikan bahwa volume ekspor sebesar 2.000 ton per bulan tidak akan mengganggu ketersediaan beras di dalam negeri.

“Ketersediaan stok dalam negeri sangat aman. Jumlah itu relatif kecil. Dalam sehari, Bulog bahkan bisa menyalurkan 12.000 hingga 20.000 ton. Jadi, ekspor 2.000 ton sebulan tidak akan berpengaruh,” tegasnya.

Menurut Sudaryono, permintaan dari Malaysia memang tergolong kecil jika dibandingkan dengan kebutuhan konsumsi beras nasional. Namun, wajar jika angka tersebut cukup berarti bagi Malaysia, mengingat jumlah penduduknya jauh lebih sedikit daripada Indonesia.

“Bagi mereka, 2.000 ton mungkin terasa besar. Tapi bagi kita, tidak terlalu signifikan,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian dan Ketahanan Pangan Malaysia, Datuk Seri Mohammad Bin Sabu, telah mengajukan kerja sama dengan Indonesia dalam bidang ketahanan pangan. Permintaan itu disampaikan saat bertemu dengan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman.

Selain pasokan beras, Malaysia juga meminta dukungan kerja sama di sektor teknologi pertanian. Menteri Amran menyambut baik tawaran tersebut dan menyatakan Indonesia terbuka untuk berbagi pengetahuan serta pengalaman, terutama dalam konteks kerja sama antarnegara ASEAN.

“Kerja sama ini bisa berupa pelatihan, riset bersama, hingga demonstrasi teknologi langsung di lapangan,” jelasnya.

Baca Juga

Tak Perlu Lahan Luas, Pramono Genjot Pembangunan RPTRA di Seluruh Jakarta

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen menambah...

PT Pos Indonesia Lakukan Penyesuaian Pembukuan Rp9 Triliun, Transformasi Dipercepat

Jakarta – Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara terus...

Bluebird Ubah Perjalanan Pelanggan Menjadi Gerakan Pelestarian Lingkungan

Bogor – Bluebird Group terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan...

Jangan Sampai Tertipu, Begini Cara Membedakan Sertifikat Tanah Asli dan Palsu

Membeli tanah atau properti memerlukan ketelitian, terutama saat memeriksa...

Jangan Tunggu Gundul, Ini 3 Tanda Ban Motor Wajib Diganti Secepatnya

Banyak pengendara motor lebih fokus merawat mesin atau sistem...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini