Jakarta – Pasukan Biru Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu tengah membangun tanggul di sisi selatan Pantai Ambalat, RT 04/01, Kelurahan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara. Proyek ini ditargetkan rampung pada Desember mendatang.
Kepala Suku Dinas SDA Kepulauan Seribu, Mustajab, menjelaskan bahwa pembangunan tanggul dengan material kubus masif yang disusun rapi ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2025.
“Tanggul sepanjang 80 meter dengan lebar 80 sentimeter ini dibangun untuk melindungi daratan dari ancaman gelombang pasang dan abrasi akibat ombak laut,” ujar Mustajab, Selasa (11/11).
Sebelum pembangunan dimulai, kawasan tersebut telah diperkuat dengan brojong batu belah untuk menahan ombak. Pengerjaan dilakukan secara manual oleh 14 personel Pasukan Biru.
“Beberapa hari terakhir cuaca kurang bersahabat, sehingga proses pengangkutan kubus menjadi terhambat dan memperlambat progres pekerjaan,” tambahnya.
Dilansir dari laman berita jakarta, setelah penyusunan kubus selesai, tahap berikutnya adalah pengecoran dan pengecatan agar tampilan tanggul terlihat lebih menarik dan bersih.
“Pembangunan dimulai sejak 2 Oktober 2025 dan kini progresnya baru mencapai 30 persen. Kami berharap kehadiran tanggul ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga sekitar,” kata Mustajab.
Salah satu warga RW 02 Pulau Harapan, Tayib (56), menyambut baik langkah Suku Dinas SDA Kepulauan Seribu yang telah menindaklanjuti usulan masyarakat.
Menurutnya, sisi selatan pantai tersebut merupakan jalur perbatasan antara Pulau Harapan dan Pulau Kelapa, sehingga keberadaan tanggul sangat penting bagi masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada Pasukan Biru. Semoga tanggul ini mampu menahan gelombang laut dan menjadi batas yang jelas antara daratan dan laut,” ungkap Tayib.

