28.1 C
Jakarta
Jumat, Juli 24, 2026
BerandaKATA EKBISENERGIDiskon Listrik untuk Korban Bencana Banjir? Ini Kata Menteri ESDM

Diskon Listrik untuk Korban Bencana Banjir? Ini Kata Menteri ESDM

Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah tengah membahas rencana pemberian keringanan tarif listrik bagi wilayah yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor. Daerah yang masuk dalam kajian tersebut meliputi Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

Bahlil menjelaskan, secara prinsip Kementerian ESDM berkomitmen untuk memberikan diskon tarif listrik, meski saat ini masih dilakukan perhitungan terkait durasi pemberlakuan serta besaran anggarannya. Hal itu disampaikan Bahlil dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025 di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (8/1).

Menurutnya, rencana kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan resmi yang diajukan oleh kepala daerah dari wilayah-wilayah yang terdampak bencana alam.

Bahlil juga menegaskan bahwa sebelum kebijakan tersebut dijalankan, pihaknya akan melaporkannya terlebih dahulu kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendapatkan arahan.

Ia menyampaikan bahwa Presiden telah memberi perhatian serius terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah terdampak, termasuk pemulihan layanan dasar seperti kelistrikan.

Terkait pemulihan infrastruktur listrik, Bahlil menyebut masih terdapat sekitar 150 desa yang membutuhkan penyelesaian jaringan kelistrikan. Untuk mengatasi kondisi darurat, Kementerian ESDM telah mengirimkan sekitar 1.000 unit generator set (genset) ke wilayah terdampak, mengingat masih adanya jaringan tegangan rendah yang belum sepenuhnya pulih.

Selain itu, Kementerian ESDM juga telah melakukan pemulihan layanan energi lainnya, termasuk distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di sejumlah lokasi bencana. Meski demikian, Bahlil mengakui masih terdapat beberapa kabupaten yang memerlukan upaya ekstra dalam perbaikan infrastruktur energi.

Secara khusus di Aceh, Kementerian ESDM menyalurkan 1.000 unit genset dengan kapasitas antara 5.000 hingga 7.000 volt ampere (VA) ke 224 desa yang hingga kini belum teraliri listrik.

Bantuan tersebut turut dilengkapi dengan paket pendukung berupa kabel NYM 2×2,5 mm sepanjang 100 meter, delapan unit stop kontak berstandar SNI, tujuh tusuk kontak SNI, pasokan BBM sebanyak 300 liter untuk kebutuhan operasional selama 15 hari, serta dua gulung isolasi listrik.

Baca Juga

Kemendag Buka Suara! Urus NIB Ternyata Tidak Ada Kaitannya dengan Pajak

Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan kewajiban memiliki Nomor...

Bandara Husein Sastranegara Siap Dibuka Lagi, Enam Maskapai Antre Beroperasi

Bandung- PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan seluruh...

Jalan Pulang, Film yang Ungkap Makna Kebaya Lebih dari Sekadar Busana Tradisional

Jakarta - Bakti Budaya Djarum Foundation kembali mengampanyekan pelestarian...

Prabowo: Indonesia Harus Bisa E20, Pembangunan 50 Pabrik Etanol Segera Dimulai

Malang - Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan sedikitnya 30...

Kemenkes Beberkan Kondisi Terkini Kasus Mpox di Indonesia

Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat total kasus Mpox...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini