32.5 C
Jakarta
Kamis, April 16, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPKESEHATANBukan Sekadar Rumah Sakit, Primaya Rajawali Ubah Wajah Layanan Kesehatan di Bandung

Bukan Sekadar Rumah Sakit, Primaya Rajawali Ubah Wajah Layanan Kesehatan di Bandung

Jakarta – Primaya Hospital Group resmi menghadirkan Primaya Rajawali Hospital sebagai hasil transformasi dari RS Rajawali menjadi fasilitas layanan kesehatan terintegrasi berbasis Center of Excellence di Bandung. Pendekatan ini memungkinkan penanganan pasien secara multidisiplin dengan standar klinis yang lebih terukur.

Rumah sakit ini mengusung sejumlah layanan unggulan seperti Oncology Center, Mother & Child Center, dan Trauma Center. Ke depan, fasilitas ini juga akan mengembangkan layanan Heart & Vascular Center, Brain & Neuro Center, hingga Urology & Nephrology Center.

Transformasi ini dinilai relevan dengan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan di Bandung, khususnya untuk penanganan penyakit tidak menular seperti kanker dan jantung yang terus mengalami peningkatan seiring perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan.

Berdasarkan data program inovasi kesehatan dan surveilans lokal, Provinsi Jawa Barat mencatat jumlah kasus kanker tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 156.977 kasus. Sementara itu, data Kementerian Kesehatan RI tahun 2025 menunjukkan prevalensi penyakit jantung di Jawa Barat berada di peringkat keempat tertinggi secara nasional.

Menjawab kondisi tersebut, Primaya Rajawali Hospital menghadirkan layanan unggulan melalui Oncology Center dan Heart & Vascular Center, termasuk terapi imunoterapi dan kemoterapi untuk pasien kanker, serta layanan diagnostik dan penanganan penyakit jantung.

Bukan Sekadar Rumah Sakit, Primaya Rajawali Ubah Wajah Layanan Kesehatan di Bandung
(Ki-Ka) Perwakilan Yayasan Kemanusiaan Bandung Paul Shen, CEO Melinda Group Susan Melinda, Perwakilan Yayasan Kemanusiaan Bandung Popong Otje Djundjunan, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, CEO Primaya Hospital Group Leona A. Karnali dan Executive Committee Primaya Hospital Group Arfan Awaluddin saat pemotongan pita pada peresmian Primaya Rajawali Hospital di Kota Bandung, Jawa Barat. (katafoto/HO/Primaya Hospital Group)

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang turut hadir dalam peresmian, menyampaikan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan kesehatan di Bandung saat ini telah mencapai 85 persen.

“Kami berharap kehadiran Primaya Rajawali Hospital dapat membantu meningkatkan capaian tersebut. Kehadiran fasilitas kesehatan dengan layanan terintegrasi dan berbasis teknologi seperti ini diharapkan dapat memperluas akses layanan yang cepat, tepat, dan berkualitas bagi masyarakat Bandung,” ujarnya.

Mengusung tema “Commitment to Excellence, Compassion in Care”, rumah sakit ini menekankan keseimbangan antara keunggulan klinis dan pendekatan empati dalam pelayanan. Hal tersebut diwujudkan melalui penguatan sistem, pemanfaatan teknologi, serta penerapan standar operasional yang berorientasi pada patient-centered care.

CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali, menegaskan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas dan inklusif, khususnya di Jawa Barat.

“Kami tidak hanya mengubah nama, tetapi mengembangkan rumah sakit berbasis layanan unggulan dengan peningkatan menyeluruh pada sistem layanan, teknologi, dan standar klinis, sehingga pasien dapat memperoleh penanganan yang berkualitas dan sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Dari sisi fasilitas, rumah sakit ini dilengkapi dengan 20 poliklinik dan kapasitas 102 tempat tidur, termasuk layanan intensif seperti ICU, NICU, PICU, dan HCU. Selain itu, terdapat dukungan dari 36 dokter spesialis dan subspesialis, serta teknologi medis modern seperti endoskopi untuk menunjang diagnosis yang lebih presisi, termasuk pengembangan layanan bedah minimal invasif.

Direktur Primaya Rajawali Hospital, dr. Budiyanto, menjelaskan bahwa transformasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sistem layanan hingga pengalaman pasien.

Bukan Sekadar Rumah Sakit, Primaya Rajawali Ubah Wajah Layanan Kesehatan di Bandung
CEO Primaya Hospital Group Leona A. Karnali memberi sambutan pada peresmian Primaya Rajawali Hospital di Kota Bandung, Jawa Barat. (katafoto/HO/Primaya Hospital Group)

“Kami mengimplementasikan digitalisasi melalui Electronic Medical Record, standardisasi clinical pathway berbasis evidence, serta penguatan budaya patient-centered care. Selain itu, kami juga menghadirkan Primaya App dan sistem rujukan internal antar jaringan, sehingga pasien dapat memperoleh second opinion tanpa perlu berpindah fasilitas,” jelasnya.

Dalam rangka pembukaan, Primaya Rajawali Hospital menawarkan berbagai promo, termasuk diskon 50 persen untuk konsultasi dokter spesialis serta paket skrining kesehatan seharga Rp299.000 hingga 30 Juni 2026. Paket tersebut mencakup skrining kanker dan jantung dengan berbagai pemeriksaan penunjang.

“Primaya Rajawali Hospital juga berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, dengan menjalin kerja sama bersama berbagai mitra penjaminan, mulai dari perusahaan, asuransi, BPJS Kesehatan, hingga BPJS Ketenagakerjaan. Harapan kami, kehadiran Primaya Rajawali Hospital merupakan solusi dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat,” tutup Leona A. Karnali.

Baca Juga

Harga Plastik Melonjak UMKM Terancam, Pemerintah Siapkan Solusi

Jakarta - Pemerintah tengah merancang langkah strategis menyeluruh untuk...

Hyundai Bikin Kejutan! SUV Off-Road Ini Siap Taklukkan Medan Ekstrem

Hyundai Motor Company secara mengejutkan memperkenalkan SUV konsep terbarunya,...

Mangrove Bali Terancam? KKP Ungkap Fakta di Balik Dugaan Limbah

Bali - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bergerak cepat...

Target 6 Juta Kendaraan Listrik, Pemerintah Bakal Gratiskan Biaya SRUT

Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub)...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini