35.8 C
Jakarta
Rabu, Oktober 21, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPKESEHATANStunting Masih Tinggi, Plan Indonesia Soroti Program Makan Bergizi Gratis

Stunting Masih Tinggi, Plan Indonesia Soroti Program Makan Bergizi Gratis

Jakarta – Plan Indonesia menilai pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) perlu diarahkan lebih tepat sasaran, terutama bagi anak-anak yang mengalami kekurangan gizi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Direktur Eksekutif Plan Indonesia, Dini Widiastuti, menekankan pentingnya fokus program pada daerah yang benar-benar membutuhkan, khususnya wilayah dengan angka stunting yang masih tinggi.

“Sekarang kita targeted ke anak-anak yang memang kekurangan gizi. Harapannya program ini benar-benar menyasar daerah yang membutuhkan,” ujar Dini di Jakarta Selatan, Rabu (22/4).

Ia menjelaskan, selama ini Plan Indonesia banyak menjalankan program di wilayah 3T yang masih menghadapi persoalan serius terkait stunting. Menurutnya, tingkat prevalensi stunting di daerah tersebut cenderung lebih tinggi dibandingkan wilayah di Pulau Jawa yang relatif lebih berkembang.

“Kami bekerja di daerah 3T, yaitu prevalensi stunting masih tinggi dibandingkan daerah lain, terutama di Jawa,” jelasnya dikutip dari laman berita satu. 

Dini menambahkan, tantangan di wilayah 3T tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi, tetapi juga persoalan mendasar seperti sanitasi dan akses air bersih. Kedua aspek ini dinilai menjadi hambatan utama dalam upaya menurunkan angka stunting.

“Masalah sanitasi dan akses air bersih masih menjadi kendala besar. Padahal daerah-daerah ini sangat membutuhkan program seperti MBG,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menilai masih terbuka peluang untuk menyempurnakan implementasi program MBG sebagai program nasional. Dini berharap, program tersebut tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

“Belum terlambat untuk memperbaiki program ini. Harapannya, MBG tidak hanya memenuhi gizi anak, tetapi juga mendorong pengembangan ekonomi lokal, terutama sektor pertanian,” pungkasnya.

Baca Juga

Transportasi Publik Jakarta Naik ke Peringkat 15 Dunia, Apa yang Berubah?

katafoto, Jakarta - Jakarta mencatat peningkatan peringkat transportasi publik...

Kemarau Panjang Segera Berakhir, BMKG Prediksi Bencana saat Musim Hujan

katafoto, Magelang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Investasi Hilirisasi Rp225 Triliun, Prabowo Targetkan 37.833 Lapangan Kerja

katafoto, Jakarta - Pemerintah Presiden Prabowo menyiapkan investasi sebesar...

Bentangkan Spanduk Raksasa, Greenpeace Singgung Krisis Iklim dan Biaya Hidup

katafoto, Jakarta - Greenpeace Indonesia menyoroti dampak krisis iklim...

Indonesia dan Malaysia Kompak Batasi Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun

katafoto, Bali - Perlindungan anak dari risiko dunia digital...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini