Jakarta – Umat Buddha di berbagai daerah di Indonesia menggelar kegiatan kerja bakti membersihkan Taman Makam Pahlawan (TMP), sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih atas jasa para pahlawan bangsa. Kegiatan ini diinisiasi oleh Ditjen Bimas Buddha sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Raya Waisak.
Direktur Jenderal Bimas Buddha, Supriyadi, bersama jajaran melaksanakan kerja bakti di TMP Nasional Utama Kalibata. Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, pimpinan majelis agama Buddha, organisasi kepemudaan vihara, serta unsur TNI dan Polri.
Supriyadi menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan Vesakha Sananda, yakni gerakan kebajikan dalam menyambut Waisak yang diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Adapun puncak peringatan Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era akan jatuh pada 31 Mei 2026.
“Kami di Ditjen Bimas Buddha mengajak seluruh komponen umat Buddha mengisi Waisak dengan kegiatan berdampak nyata. Ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi karya bakti berkelanjutan yang tak lekang oleh waktu,” ujarnya di Kalibata, Minggu (3/5).

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan nilai perjuangan kepada generasi muda.
“Perjuangan para pahlawan yang telah ditorehkan adalah tiada penghargaan yang dapat diukur. Kita tanamkan kepada anak-anak cucu kita agar mereka mengerti bahwa perjuangan para pahlawan menggerakkan dan mewujudkan kemerdekaan adalah hal yang sangat luar biasa dan kita semua berkewajiban untuk meneruskan perjuangan para pahlawan itu,” ujarnya dikutip dari laman kemenag.
Di lokasi terpisah, Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha, Nyoman Suriadarma, memimpin kegiatan serupa di TMP Taruna. Ia mengajak peserta melaksanakan karya bakti dengan penuh ketulusan, mulai dari membersihkan makam hingga mendoakan para pahlawan.
“Dengan semangat berkarya masing-masing, dan menjaga kerukunan harmoni sesama anak bangsa,” katanya.
Kegiatan serupa juga digelar di berbagai daerah lain, termasuk di Tugu Makam Pahlawan Patriot Bangsa Bekasi. Selain kerja bakti, rangkaian kegiatan diisi dengan peletakan karangan bunga dan tabur bunga sebagai simbol penghormatan kepada para pahlawan.
Melalui gerakan Vesakha Sananda, Ditjen Bimas Buddha berharap peringatan Waisak tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang memperkuat rasa cinta tanah air serta meneladani semangat juang para pahlawan.

