28.5 C
Jakarta
Jumat, Juni 26, 2026
BerandaKATA BERITAMEGAPOLITANJakbar Tak Lagi Semrawut, 11.065 Meter Kabel Udara Sudah Diputus

Jakbar Tak Lagi Semrawut, 11.065 Meter Kabel Udara Sudah Diputus

Jakarta – Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat terus mempercepat program relokasi utilitas kabel udara sebagai bagian dari upaya menata infrastruktur perkotaan. Hingga pertengahan 2026, sebanyak 11.065 meter kabel udara di berbagai ruas jalan telah diputus dan dipindahkan ke jaringan bawah tanah.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Seksi Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat, Abdul Jabbar, mengatakan relokasi utilitas dilakukan secara bertahap sejak 2023 dengan memindahkan kabel ke dalam box culvert sebelum dilakukan pemutusan kabel udara.

“Pelaksanaannya kami lakukan bertahap. Pemutusan juga sudah mempertimbangkan beberapa aspek,” kata Abdul, Jumat (26/6).

Pada 2023, program relokasi mencakup lima ruas jalan, yaitu Jalan Srengseng Raya, Jalan Kelapa Dua Raya, Jalan Raya Pos Pengumben, Jalan Joglo Raya, dan Jalan Swadarma Raya. Dari kegiatan tersebut, sebanyak 5.744 meter kabel udara berhasil direlokasi sekaligus diturunkan.

Program serupa berlanjut pada 2024 dengan menyasar lima ruas jalan lainnya, yakni Jalan Syahdan, Jalan Tanjung Duren Barat, Jalan Kemanggisan Raya, Jalan Thaisir, dan Jalan Sulaiman. Sepanjang 3.800 meter kabel udara di kawasan tersebut telah dipindahkan ke jaringan bawah tanah dan diputus.

Memasuki 2025, relokasi utilitas diperluas menjadi enam segmen yang mencakup 12 ruas jalan dengan total panjang jaringan mencapai 11.460 meter.

Segmen pertama meliputi Jalan Pilar Raya dan Jalan Kedoya Pesing sepanjang 1.250 meter. Sementara segmen kedua mencakup Jalan Peta Barat, Jalan Peta Utara, Jalan Utan Jati, dan Jalan Peta Selatan dengan total panjang sekitar 6.087 meter.

Dari segmen kedua tersebut, sekitar 1.521 meter atau sekitar 25 persen kabel udara telah berhasil direlokasi dan diturunkan.

Adapun segmen ketiga mencakup Jalan Kembangan Raya, Jalan Puri Kembangan, dan Jalan Kembangan Baru sepanjang sekitar 4.729 meter. Sementara segmen keempat, kelima, dan keenam meliputi Jalan Brigjen Katamso sepanjang 1.658 meter, Jalan Meruya Selatan sepanjang 1.057 meter, serta Jalan Kusuma sepanjang 1.550 meter.

Untuk 2026, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat menargetkan relokasi utilitas di empat segmen dengan total panjang mencapai 7.960 meter.

Lokasi yang menjadi sasaran meliputi Jalan Benda Raya sepanjang 2.500 meter, Jalan Tomang Raya sepanjang 2.300 meter, Jalan KS Tubun sepanjang 860 meter, serta Jalan Joglo Raya dan Jalan H. Muchtar Raya dengan total panjang sekitar 2.300 meter.

Abdul menjelaskan, proses pemutusan kabel udara pada 2026 akan difokuskan pada jaringan utilitas yang telah direlokasi selama 2025. Secara keseluruhan, pihaknya menargetkan seluruh kabel udara sepanjang 11.460 meter yang masuk program tahun lalu dapat diturunkan secara bertahap.

“Relokasi 2023 dan 2024 sudah seluruhnya kabel udara diputus. Untuk yang 2025 baru di segmen dua sepanjang sekitar 25 persen dan sisanya akan kita lakukan bertahap,” tandasnya.

Baca Juga

Kenali ATA Carnet, Dokumen yang Permudah Barang Masuk ke Berbagai Negara

Jakarta - Pergerakan barang antarnegara tidak selalu dilakukan untuk...

Mendengkur Ternyata Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius! Ini Faktanya

Kebiasaan mendengkur saat tidur malam kerap dianggap hal sepele....

Orang Utan Betina Terisolir di Kebun Warga Aceh Tamiang

Aceh - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh...

Tak Hanya Urus Pernikahan, KUA Bisa Jadi Tempat Curhat Keluarga

Jakarta - Kementerian Agama terus melakukan pembenahan layanan di...

Masih Ada 5.700 Desa yang Belum Menikmati Listrik, Bahlil Siapkan Rp10,3 Triliun

Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini