31.5 C
Jakarta
Kamis, Juli 9, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPBUKU dan HOBIAkhir Pekan Jangan Cuma Rebahan, Hobi Ini Bisa Bikin Pikiran Lebih Tenang

Akhir Pekan Jangan Cuma Rebahan, Hobi Ini Bisa Bikin Pikiran Lebih Tenang

Jakarta – Kesibukan dan tekanan hidup di era modern membuat banyak orang menjadikan akhir pekan sebagai waktu untuk beristirahat. Namun, tidak sedikit yang tetap merasa lelah atau stres karena beban pekerjaan dan pikiran yang menumpuk. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa memiliki hobi baru dapat menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi stres sekaligus menjaga kesehatan mental.

Hobi bukan hanya sekadar aktivitas pengisi waktu luang. Kegiatan yang disukai juga berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan emosional. Saat seseorang melakukan aktivitas yang menyenangkan, tubuh akan melepaskan hormon dopamin, endorfin, dan serotonin yang berhubungan dengan rasa bahagia. Tak hanya itu, hobi juga diketahui mampu menekan tingkat stres, kecemasan, hingga depresi, sekaligus meningkatkan kualitas hidup.

Sejumlah pakar menyebut bahwa hobi memberikan banyak manfaat, mulai dari menjaga kesehatan mental, menjadi sarana mengekspresikan diri, hingga membantu seseorang lebih rileks dalam menghadapi tekanan sehari-hari.

Aktivitas Kreatif Bantu Kelola Emosi

Melakukan kegiatan kreatif dapat menjadi salah satu cara ampuh untuk mengurangi stres. Aktivitas seperti melukis, menggambar, membuat kerajinan tangan, bermain musik, hingga menulis jurnal membantu seseorang menyalurkan emosi sekaligus mengalihkan pikiran dari hal-hal yang memicu kecemasan.

Penelitian juga menunjukkan bahwa aktivitas seni visual mampu menurunkan kadar hormon kortisol yang berkaitan dengan stres. Dalam sebuah eksperimen, sesi membuat karya seni selama 45 menit berhasil menurunkan kadar kortisol pada sekitar 75 persen peserta.

Temuan Dr. Daisy Fancourt dari University College London melalui BBC Arts Great British Creativity Test mengungkapkan bahwa kegiatan kreatif membantu seseorang mengelola emosi melalui proses refleksi, pengalihan perhatian, dan pengembangan diri. Sementara itu, riset yang dipublikasikan dalam Journal of Experimental Psychologypada 2024 menyebutkan bahwa kebiasaan menulis jurnal efektif mengurangi tingkat kecemasan.

Akhir Pekan Jangan Cuma Rebahan, Hobi Ini Bisa Bikin Pikiran Lebih Tenang
Ilustrasi foto yoga. (freepik)

Menyatu dengan Alam untuk Menenangkan Pikiran

Menghabiskan waktu di luar ruangan juga terbukti memberikan manfaat bagi kesehatan mental. Aktivitas seperti berkebun, berjalan kaki, mendaki, atau bersepeda dapat memicu produksi endorfin yang membuat suasana hati menjadi lebih baik.

Berkebun, misalnya, tidak hanya memberikan kepuasan saat melihat tanaman tumbuh, tetapi juga membantu menurunkan kadar hormon stres. Penelitian yang diterbitkan dalam Preventive Medicine Reports pada 2017 menemukan bahwa berkebun berkaitan dengan penurunan kecemasan, meningkatnya suasana hati, serta kualitas tidur yang lebih baik.

Selain itu, berjalan santai di taman atau kawasan hijau juga membantu tubuh menjadi lebih rileks berkat udara segar dan suasana alam. Harvard Health pada 2023 menyebut olahraga di ruang terbuka memiliki dampak positif terhadap kesehatan mental.

Latih Mindfulness agar Lebih Fokus

Praktik mindfulness atau kesadaran penuh juga menjadi salah satu cara yang banyak direkomendasikan untuk mengurangi stres. Teknik ini mengajarkan seseorang untuk fokus pada kondisi saat ini tanpa memberikan penilaian berlebihan.

Meditasi maupun yoga ringan selama 10 hingga 15 menit setiap hari dapat membantu meredakan kecemasan sekaligus meningkatkan konsentrasi. Psychology Today pada 2024 menyebutkan bahwa meditasi secara konsisten mampu memperbaiki suasana hati dan mengurangi tingkat kecemasan.

Selain meditasi, mendengarkan musik dengan irama ceria juga dapat membantu memperbaiki suasana hati. Bahkan, manfaat tersebut telah dimanfaatkan dalam terapi musik sebagai salah satu metode pengelolaan stres.

Memasak Bisa Menjadi Terapi

Mengisi akhir pekan dengan mencoba resep baru juga dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan. Selain melatih kreativitas, memasak memberikan rasa puas ketika berhasil menyajikan hidangan hasil karya sendiri.

Menurut Food & Wine, aktivitas memasak dapat meningkatkan rasa percaya diri, memperbaiki suasana hati, serta mendukung kualitas hidup melalui konsep cooking therapy.

Psikolog klinis Dr. Hillary Ammon menjelaskan bahwa memasak mampu mengalihkan pikiran dari kecemasan ke aktivitas yang lebih produktif. Kegiatan ini juga melatih fokus, menjadi sarana ekspresi diri, serta merangsang bagian otak yang berkaitan dengan memori dan kemampuan mengambil keputusan.

Tak Ada Kata Terlambat Memulai

Para ahli sepakat bahwa manfaat memiliki hobi dapat dirasakan oleh siapa saja, tanpa memandang usia maupun latar belakang. Karena itu, tidak ada kata terlambat untuk mencoba aktivitas baru yang sesuai dengan minat.

Yang terpenting, pilihlah hobi yang benar-benar disukai dan dapat dinikmati tanpa tekanan untuk menjadi sempurna. Dengan meluangkan waktu melakukan aktivitas yang menyenangkan, kesehatan mental dapat terjaga sekaligus membantu menjalani rutinitas dengan lebih bahagia dan seimbang.

Baca Juga

Angka Perceraian Tinggi, Calon Pengantin di Pontianak Dibekali Literasi Keuangan

Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pontianak menggandeng Yayasan...

Dukcapil Ungkap Celah Kebocoran Data, Masyarakat Diminta Stop Unggah Foto e-KTP

Jakarta - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil)...

Komnas Perempuan Bongkar Modus Kekerasan yang Sering Disamarkan sebagai Kasih Sayang

Jakarta - Komisi Nasional Anti-Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan)...

Restoran Indonesia 1968 di Hong Kong Resmi Tutup Usai 58 Tahun Beroperasi

Restoran Indonesia 1968, salah satu pelopor kuliner Indonesia di...

Mau Healing? Berikut Daftar Pantai di Indonesia yang Punya Ombak Lebih Bersahabat

Jakarta - Pantai identik dengan deburan ombak yang besar....

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini