27.1 C
Jakarta
Kamis, Agustus 20, 2026
BerandaKATA BERITAMEGAPOLITANJangan Kaget, Dishub DKI Kini Bisa Tegur Pengendara dari CCTV Jakarta Takeover

Jangan Kaget, Dishub DKI Kini Bisa Tegur Pengendara dari CCTV Jakarta Takeover

Jakarta – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menghadirkan inovasi baru dalam mengedukasi masyarakat mengenai keselamatan berlalu lintas melalui program ‘CCTV Jakarta Takeover’. Program ini memanfaatkan pengeras suara yang terpasang di sejumlah simpang lalu lintas untuk menyampaikan pesan keselamatan secara langsung kepada para pengguna jalan.

Dishub DKI menggandeng dua kolaborator, yakni Anastasia Putri atau yang akrab disapa Mpok Caca dan komika Yudhabrajamusti. Keduanya menyampaikan berbagai imbauan keselamatan kepada masyarakat melalui sistem CCTV yang terhubung dengan speaker di persimpangan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan program tersebut menjadi inovasi pertama di Jakarta yang memanfaatkan pengeras suara di simpang lalu lintas sebagai media edukasi dengan melibatkan figur publik.

“Kami memanfaatkan speaker di simpang lalu lintas sebagai media edukasi keselamatan dengan menggandeng kolaborator agar pesan yang disampaikan lebih dekat dengan masyarakat. Harapannya, cara ini dapat meningkatkan kesadaran pengguna jalan untuk lebih disiplin dan menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai kebiasaan bersama,” ujar Budi, Rabu (8/7).

Budi menjelaskan, saat ini sistem pengeras suara telah tersedia di enam lokasi, yakni Simpang Harmoni, Patung Kuda, Bank Indonesia, Sarinah, Bundaran Senayan, dan Simpang Millenium. Sementara itu, pelaksanaan edukasi bersama Mpok Caca dan Yudhabrajamusti telah dilakukan di Simpang Millenium, kawasan Bank Indonesia, dan Sarinah.

Menurutnya, Dishub DKI juga berencana memperluas jangkauan program tersebut dengan menambah titik pemasangan speaker di sejumlah simpang lalu lintas setelah dilakukan survei.

“Ke depan, Dinas Perhubungan juga akan menambah titik speaker melalui survei di sejumlah simpang lalu lintas agar jangkauan edukasi semakin luas,” katanya.

Melalui program ini, masyarakat diingatkan untuk selalu mematuhi rambu dan lampu lalu lintas, berhenti di belakang garis henti, menggunakan helm maupun sabuk pengaman, mengutamakan pejalan kaki, serta tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara.

Budi menilai, program CCTV Jakarta Takeover merupakan bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan yang lebih kreatif, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat.

Selain itu, pemanfaatan CCTV yang terintegrasi dengan pengeras suara juga menjadi bagian dari pengembangan sistem pengawasan berbasis teknologi guna meningkatkan keselamatan di jalan.

“Kami berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin berlalu lintas. Ke depan, edukasi melalui speaker di simpang lalu lintas akan terus dilakukan secara rutin oleh petugas Dinas Perhubungan sehingga budaya tertib berlalu lintas dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat,” tandasnya.

Baca Juga

HUT RI ke-81, Pramono Ungkap Strategi Besar Membangun Kota Jakarta

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar upacara...

Libur HUT RI Bikin Whoosh Penuh, 45 Ribu Penumpang Tembus dalam Dua Hari

Jakarta - Jumlah penumpang kereta cepat Whoosh mencapai 45.889...

Prabowo Sebut BUMN Tak Boleh Jadi Sumber Dana Penguasa, 290 Perusahaan Ditutup

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa badan usaha...

Importir Pakan Diduga Main Harga, Ancaman Cabut Izin Impor Mengintai

Surabaya - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan peringatan...

KAI Commuter Bikin Tarif Spesial HUT RI, Naik Kereta Cuma Rp8

Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) menghadirkan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini