26.4 C
Jakarta
Senin, Maret 2, 2026
BerandaKATA EKBISUMKMPresiden Prabowo Bagikan 1 Juta Sertifikat Halal Gratis untuk UMK dan Warung...

Presiden Prabowo Bagikan 1 Juta Sertifikat Halal Gratis untuk UMK dan Warung Makan

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melalui program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) yang dijalankan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI, memberikan satu juta sertifikat halal gratis bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di seluruh Indonesia.

Tak hanya itu, pada peringatan HUT ke-80 RI, 17 Agustus 2025, Presiden juga memberikan “kado kemerdekaan” berupa kesempatan sertifikasi halal gratis bagi pengusaha warung seperti Warteg, Warsun, dan Warung Padang, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Kepala BPJPH Nomor 146 Tahun 2025.

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan, atau yang akrab disapa Babe Haikal, mengajak para pelaku usaha warung untuk tidak melewatkan kesempatan ini.

“Kepada seluruh pengusaha dan pemilik warteg, manfaatkanlah kesempatan ini sebaik-baiknya. Program ini merupakan bagian dari upaya mempercepat akselerasi sertifikasi halal di Indonesia,” ujar Babe Haikal dalam keterangan tertulis, Kamis (9/10).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa BPJPH terus memperkuat ekosistem layanan sertifikasi halal untuk memperluas jangkauan program. Hingga saat ini, tercatat 9,6 juta produk telah bersertifikat halal, dengan 2,79 juta sertifikat halal yang telah diterbitkan.

Capaian tersebut, menurutnya, tak lepas dari berbagai terobosan BPJPH dalam mempermudah proses sertifikasi bagi pelaku UMK.

“Saat ini sudah ada 700 warteg yang memperoleh sertifikat halal gratis melalui skema Pendampingan atau Self Declare, dan 500 warteg lainnya sedang dalam proses fasilitasi. Angka ini akan terus bertambah,” jelasnya.

Untuk mendukung layanan ini, BPJPH kini bekerja sama dengan 328 Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) dan 103.675 Pendamping PPH di seluruh Indonesia. Selain itu, terdapat 108 Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dengan 1.778 auditor halal terdaftar dari total 2.866 auditor terlatih.

BPJPH juga menyiapkan 2.866 penyelia halal untuk mendukung implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) serta 3.058 juru sembelih halal (Juleha) di rumah potong hewan dan unggas.

“Kami juga sedang memperkuat sektor hulu dengan memberikan pelatihan bagi para juru sembelih halal di seluruh daerah,” tambah Babe Haikal.

Lebih jauh, BPJPH kini tengah menginisiasi pembentukan pasar halal nasional, lengkap dengan regulasi dan strategi branding produk halal melalui platform digital dan media sosial pelaku usaha.

“Kami terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, asosiasi usaha, BUMN, perguruan tinggi, hingga komunitas masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga

Warga Protes Padel Berisik, Pemprov DKI Bakal Batasi Jam Operasional

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan akan...

Siap-Siap! Kuota Mudik Gratis 15 Ribu Kursi, Siapa Cepat Dia Dapat

Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menyiapkan...

Debut di Sumatera, Molly Tea Buka Gerai Perdana di Medan

Jakarta - Setelah resmi mengawali kiprahnya di Indonesia pada...

Antam Sulap 35 Hektare Lahan Tidur menjadi Pertanian Aktif

Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melalui Unit...

Ratusan Paket Wisata Indonesia Laku di Serbia, Ini Strategi KBRI Beograd

Beograd - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beograd (KBRI...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini