28 C
Jakarta
Senin, Juni 15, 2026
BerandaKATA BERITAMEGAPOLITANMomentum Penting Demokrasi, Gedung YLBHI Resmi Jadi Milik Yayasan


Momentum Penting Demokrasi, Gedung YLBHI Resmi Jadi Milik Yayasan


Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menyerahkan hibah gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) kepada pihak yayasan. Penyerahan aset tersebut menjadi penanda selesainya proses administrasi yang telah berlangsung cukup panjang.

Prosesi hibah dilakukan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta, Muhammad Matsani, kepada Pembina YLBHI, Todung Mulya Lubis, dengan disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Acara penyerahan digelar di Gedung YLBHI yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/12).

Gubernur Pramono Anung mengatakan kehadirannya dalam acara tersebut sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap YLBHI.

Dalam sambutannya, Pramono mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas rampungnya proses hibah aset yang memiliki nilai sejarah penting bagi perjalanan demokrasi dan penegakan hukum di Indonesia.

Momentum Penting Demokrasi, Gedung YLBHI Resmi Jadi Milik Yayasan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima plakat dari Ketua YLBHI, Muhammad Isnur pada acara serah terima hibah gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) kepada pihak yayasan di Gedung YLBHI, Jakarta, Kamis (18/12/2025) (katafoto/HO/Reza Pratama Putra)

Dengan selesainya hibah tersebut, pengelolaan lahan dan bangunan kini sepenuhnya berada di bawah kewenangan YLBHI. Meski demikian, Pramono memastikan Pemprov DKI Jakarta tetap akan memberikan dukungan untuk membantu penyelesaian pembangunan gedung yang masih berjalan.

“Pada prinsipnya, kami akan tetap hadir untuk membantu menuntaskan pembangunan gedung ini,” ujar Pramono.

Lebih lanjut, Pramono menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat. Menurutnya, pemerintah daerah membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melakukan pengawasan serta memberikan kritik terhadap jalannya pemerintahan.

Ia pun berharap YLBHI dapat berperan sebagai penggerak demokrasi yang konsisten menyuarakan aspirasi masyarakat atas berbagai persoalan yang muncul.

Pramono juga menyinggung tantangan utama yang masih dihadapi Jakarta, yakni kesenjangan sosial. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong berbagai program pro-rakyat, mulai dari Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga program pemutihan ijazah.

“Upaya-upaya itulah yang terus kami lakukan, dan saya berharap hal ini juga menjadi perhatian YLBHI,” tutupnya.

Baca Juga

Terungkap, Dana Investasi Danantara Bukan Berasal dari Aset Utama BUMN

Jakarta - Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi...

Pemprov DKI Gandeng Swasta Garap Jakarta International Cultural Hub

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau aset...

Dewan Pers Siapkan Usulan di RUU Hak Cipta, Karya Jurnalistik Harus Dilindungi

Jakarta - Dewan Pers menggelar forum dengar pendapat untuk...

Pemerintah Kucurkan Rp5 Triliun untuk Papua, Mentan Sebut Terbesar Sepanjang Sejarah

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan...

Pertamax Naik Tajam, Ekonom Sebut Konsumen Sangat Mungkin Pindah ke Pertalite

Jakarta - Ekonom Center of Reform on Economics (CORE),...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini