Jakarta – KAI Services resmi menghadirkan Laboratorium Quality Control (QC) di Dapur Manggarai sebagai langkah strategis untuk menjamin setiap produk kuliner kereta melalui proses yang terukur, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan sebelum disajikan kepada pelanggan. Peresmian fasilitas ini dilakukan oleh Direktur Keuangan dan Administrasi KAI Services, Deny Eko Andrianto.
Laboratorium QC tersebut dibangun di area produksi dengan standar kebersihan tinggi serta sistem pengendalian kontaminasi yang ketat. Fasilitas ini dilengkapi berbagai alat pengujian, seperti timbangan analitik, refractometer digital, dan termometer digital, guna mendukung proses pemeriksaan kualitas secara maksimal.
Kehadiran laboratorium ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memenuhi standar keamanan pangan. Hal ini dilakukan melalui penerapan sistem seperti CPPOB/GMP, HACCP, serta kepatuhan terhadap ISO 22000 yang menekankan pengendalian mutu berbasis proses, pemantauan parameter kritis, dan jaminan keamanan pangan secara menyeluruh.
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menegaskan bahwa setiap produk kuliner yang disajikan tidak hanya mengedepankan rasa, tetapi juga tanggung jawab terhadap kualitas dan keamanan.
“Laboratorium Quality Control ini menjadi wujud komitmen kami dalam memastikan setiap produk tidak hanya memenuhi standar kualitas, tetapi juga aman untuk dikonsumsi. Kami ingin menghadirkan produk yang dapat dipercaya pelanggan, karena setiap prosesnya telah melalui pengujian yang ketat dan berbasis sains,” ujar Nyoman dikutip dari laman reska.
Melalui fasilitas Laboratorium QC ini, seluruh tahapan produksi—mulai dari bahan baku hingga produk akhir—dipantau melalui pengujian yang objektif dan terukur. Dengan demikian, potensi risiko terkait keamanan pangan dapat diidentifikasi lebih awal sebelum produk sampai ke tangan konsumen.

