28.8 C
Jakarta
Selasa, Juni 23, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPWISATADKI Jakarta Gembleng 40 Pramuwisata Bersertifikat Nasional

DKI Jakarta Gembleng 40 Pramuwisata Bersertifikat Nasional

Jakarta – Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta (P4Ekraf) kembali memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata melalui penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan Skema Pramuwisata Madya Tahun 2026.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata, menegaskan peningkatan kompetensi pramuwisata pada level Madya menjadi langkah penting untuk mendukung perkembangan industri pariwisata ibu kota.

Menurutnya, pramuwisata dituntut mampu menangani perjalanan wisata yang semakin kompleks, sekaligus menghadirkan layanan yang inklusif dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

“ Kami ingin memastikan wisatawan mendapatkan pengalaman terbaik melalui pemandu yang profesional dan tersertifikasi secara nasional,” ujarnya, Jumat (8/5).

Program yang diikuti 40 peserta terpilih merupakan bagian dari strategi peningkatan standar pelayanan pemanduan wisata di Jakarta agar sesuai dengan standar kompetensi nasional. Setelah pelatihan selesai, peserta akan mengikuti Uji Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada 13 Mei 2026.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan berbagai unit kompetensi utama, mulai dari pengelolaan kegiatan interpretatif, penguasaan bahasa Inggris tingkat lanjut, hingga simulasi penanganan perjalanan wisata yang aman dan nyaman bagi wisatawan.

Tak hanya materi di dalam kelas, peserta juga mengikuti praktik lapangan melalui kegiatan City Tour ke sejumlah destinasi sejarah dan wisata alam guna mengasah kemampuan interpretasi serta pengelolaan perjalanan wisata secara langsung.

Kepala Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Endrati Fariani, mengatakan kurikulum pelatihan dirancang secara menyeluruh dengan melibatkan instruktur berpengalaman dari Himpunan Pramuwisata Indonesia serta sejumlah instansi terkait.

Ia menjelaskan, materi yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan industri pariwisata saat ini, termasuk pengelolaan keberagaman di lingkungan kerja dan pemanfaatan teknologi pendukung pelaporan.

“ Target kami adalah melahirkan pramuwisata yang tidak hanya cakap berkomunikasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab tinggi terhadap budaya lokal dan keamanan wisatawan,” tandasnya.

Baca Juga

Wamendikdasmen: Jangan Sampai Teknologi Gantikan Peran Guru di Kelas

Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menekankan...

MSCI Ungkap Masalah Transparansi di Pasar Modal Indonesia

Jakarta - Morgan Stanley Capital International (MSCI) kembali menyoroti...

Jangan Lewatkan, Wisata Ragunan Gratiskan Tiket Masuk pada Tanggal Ini

Jakarta - Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta...

Masih Ada 5.700 Desa yang Belum Menikmati Listrik, Bahlil Siapkan Rp10,3 Triliun

Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)...

Investasi EV Rp15 Triliun dari Tiongkok Masuk Kendal, Serap 10 Ribu Tenaga Kerja

Semarang - Investasi besar kembali masuk ke Jawa Tengah....

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini