29.4 C
Jakarta
Senin, September 21, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPWISATADKI Jakarta Gembleng 40 Pramuwisata Bersertifikat Nasional

DKI Jakarta Gembleng 40 Pramuwisata Bersertifikat Nasional

Jakarta – Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta (P4Ekraf) kembali memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata melalui penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan Skema Pramuwisata Madya Tahun 2026.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata, menegaskan peningkatan kompetensi pramuwisata pada level Madya menjadi langkah penting untuk mendukung perkembangan industri pariwisata ibu kota.

Menurutnya, pramuwisata dituntut mampu menangani perjalanan wisata yang semakin kompleks, sekaligus menghadirkan layanan yang inklusif dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

“ Kami ingin memastikan wisatawan mendapatkan pengalaman terbaik melalui pemandu yang profesional dan tersertifikasi secara nasional,” ujarnya, Jumat (8/5).

Program yang diikuti 40 peserta terpilih merupakan bagian dari strategi peningkatan standar pelayanan pemanduan wisata di Jakarta agar sesuai dengan standar kompetensi nasional. Setelah pelatihan selesai, peserta akan mengikuti Uji Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada 13 Mei 2026.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan berbagai unit kompetensi utama, mulai dari pengelolaan kegiatan interpretatif, penguasaan bahasa Inggris tingkat lanjut, hingga simulasi penanganan perjalanan wisata yang aman dan nyaman bagi wisatawan.

Tak hanya materi di dalam kelas, peserta juga mengikuti praktik lapangan melalui kegiatan City Tour ke sejumlah destinasi sejarah dan wisata alam guna mengasah kemampuan interpretasi serta pengelolaan perjalanan wisata secara langsung.

Kepala Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Endrati Fariani, mengatakan kurikulum pelatihan dirancang secara menyeluruh dengan melibatkan instruktur berpengalaman dari Himpunan Pramuwisata Indonesia serta sejumlah instansi terkait.

Ia menjelaskan, materi yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan industri pariwisata saat ini, termasuk pengelolaan keberagaman di lingkungan kerja dan pemanfaatan teknologi pendukung pelaporan.

“ Target kami adalah melahirkan pramuwisata yang tidak hanya cakap berkomunikasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab tinggi terhadap budaya lokal dan keamanan wisatawan,” tandasnya.

Baca Juga

Investasi Jakarta Tembus Rp173 Triliun di Semester I 2026, Pramono Beberkan Strategi

katafoto, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan...

MRT Thamrin-Kwitang Segera Dibangun, Pemprov DKI Mulai Data Lahan Warga

katafoto, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai...

Anggaran Bencana Meledak, DPR Siapkan Rp1,1 Triliun untuk 2027

katafoto, Jakarta - Anggaran penanggulangan bencana pada 2027 diproyeksikan...

Bertemu Wali Kota New York, Pramono Anung Bahas Jakarta Bond hingga Giant Sea Wall

katafoto, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertemu...

Mafia Haji dan Umrah Dibidik, Kemenhaj Buka Kanal Pengaduan untuk Masyarakat

katafoto, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperluas...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini