27.5 C
Jakarta
Jumat, Mei 15, 2026
BerandaTREN OTOMOBILPenjualan Honda di Tiongkok Anjlok 48 Persen, Ada Apa?

Penjualan Honda di Tiongkok Anjlok 48 Persen, Ada Apa?

Honda mempercepat penyesuaian produksi di pasar Tiongkok seiring melemahnya penjualan kendaraan sepanjang 2026. Sejumlah model berbahan bakar bensin maupun elektrifikasi seperti ZR-V, Fit, Accord e:PHEV, hingga e:NS1 dilaporkan mulai memasuki fase pengurangan produksi, penutupan pemesanan, hingga hanya mengandalkan stok yang tersisa di dealer.

Berdasarkan laporan Sina Finance, penjualan Honda di Tiongkok pada April 2026 tercatat hanya 22.595 unit atau turun 48,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, penjualan kumulatif Januari-April 2026 mencapai 145.065 unit, merosot 28 persen secara tahunan.

Di Tiongkok, Honda menjalankan bisnis melalui dua perusahaan patungan, yakni GAC Honda dan Dongfeng Honda, yang masing-masing mengelola produksi, penjualan, serta jaringan dealer secara terpisah.

Sejumlah Model Mulai Dihentikan

Dilansir dari laman carnewschina, SUV kompak GAC Honda ZR-V yang meluncur di pasar Tiongkok pada Agustus 2022 kini dilaporkan mulai menghilang dari saluran promosi dealer. Berdasarkan data dari platform otomotif Tiongkok seperti Dongchedi dan Autohome, tidak terlihat adanya alokasi produksi baru dalam sistem pemesanan dealer.

Sisa unit yang tersedia bahkan dijual dengan potongan harga besar hingga sekitar 84.800 yuan atau setara 11.700 dolar AS, jauh turun dibanding harga awal peluncuran yang mencapai 210.000 yuan.

ZR-V disebut menjadi salah satu model yang kini berada dalam status “stok terbatas” atau penghentian produksi secara de facto akibat penyesuaian kapasitas produksi di fasilitas GAC Honda Guangzhou.

Nasib serupa juga dialami hatchback Honda Fit yang telah diproduksi di Tiongkok sejak 2003. Sejumlah dealer dan media otomotif setempat menyebut model tersebut telah memasuki tahap penutupan pemesanan sejak awal 2026, sementara penjualan kini hanya mengandalkan stok yang tersisa.

Model kembarannya dari Dongfeng Honda, yakni LIFE, juga mengalami pengurangan produksi dengan jadwal manufaktur yang mulai dihapus dari sistem perencanaan aktif.

Sementara itu, sedan Honda Accord e:PHEV yang diperkenalkan pada 2022 kini masuk fase promosi terbatas setelah program diskon besar digelar sejak Februari 2026. Harga kendaraan tersebut dipangkas menjadi 138.800 yuan untuk pelanggan tertentu dengan kuota sekitar 1.000 unit.

Meski belum ada pengumuman resmi penghentian produksi, sejumlah laporan dealer menunjukkan tidak terdapat tambahan alokasi produksi baru selama masa promosi berlangsung.

Sedan Honda Integra juga mengalami penyederhanaan lini produksi sepanjang 2026. Varian transmisi manual dilaporkan telah dihapus, sementara produksi kini hanya difokuskan pada beberapa konfigurasi tertentu.

Di segmen kendaraan listrik, SUV Honda e:NS1 turut mengalami penurunan signifikan akibat ketatnya persaingan dengan produsen mobil listrik lokal Tiongkok. Sejumlah platform dealer menunjukkan fokus produksi model tersebut mulai dikurangi.

Restrukturisasi dan Penutupan Pabrik

Penyesuaian produksi yang dilakukan Honda turut dibarengi restrukturisasi besar pada fasilitas manufakturnya di Tiongkok.

Pabrik GAC Honda di Huangpu, Guangzhou, yang memproduksi ZR-V, Fit, dan Integra dijadwalkan menghentikan operasional pada Juni 2026. Selain itu, fasilitas Dongfeng Honda di Wuhan juga disebut akan ditutup pada 2027.

Setelah restrukturisasi selesai, kapasitas produksi kendaraan bermesin pembakaran internal Honda di Tiongkok diperkirakan turun dari sekitar 1,2 juta unit per tahun menjadi 720 ribu unit.

Honda sebelumnya juga sempat melakukan penghentian produksi sementara pada akhir 2025 akibat krisis pasokan semikonduktor yang memengaruhi rantai pasok global.

Penjualan Terus Melemah

Sepanjang 2025, Honda tercatat menjual 645.345 kendaraan di Tiongkok atau turun 24,28 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka tersebut jauh di bawah capaian puncak pada 2020 yang sempat menembus lebih dari 1,6 juta unit.

Pada kuartal pertama 2026, penjualan Honda di Tiongkok mencapai 122.470 unit atau turun 22,4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Khusus GAC Honda, penjualan April 2026 tercatat hanya 5.100 unit atau anjlok 72,42 persen secara tahunan berdasarkan data GAC Group.

Persaingan ketat di pasar otomotif Tiongkok juga dialami produsen Jepang lainnya seperti Toyota. Data China EV DataTracker mencatat penjualan Toyota pada Maret 2026 mencapai 126.068 unit atau turun 8 persen dibanding tahun sebelumnya, sementara pangsa pasarnya berada di level 7,7 persen

Baca Juga

Dijuluki Rolls-Royce China, Huawei Luncurkan MPV Mewah Maextro V800

Tiongkok - Huawei melalui merek premium Maextro resmi memperkenalkan...

Lahan Tambang 22 Hektare di Jateng Disulap Jadi Wisata Hijau dan Agroedukasi

Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memanfaatkan momentum peringatan...

Gigitan Ular Mematikan Masih Mengancam, tapi Serum Antibisa Masih Langka

Yogyakarta - Kasus gigitan ular berbisa masih menjadi ancaman...

SPPG Terancam Disuspend Jika Penerima Manfaat 3B Masih Sedikit

Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) meminta seluruh Satuan...

Honda Tambah Fasilitas Bodi Cat dan Dealer Mobil Bekas di Dua Kota

Jakarta - PT Honda Prospect Motor (HPM) menghadirkan layanan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini