Praktik rekayasa lencana atau badge engineering masih menjadi hal yang umum di segmen kendaraan kei car yang populer di Jepang. Terbaru, Mazda menghadirkan penyegaran untuk Scrum Van dan Scrum Wagon dengan sejumlah pembaruan desain serta teknologi keselamatan terbaru.
Meski menggunakan merek Mazda, kedua model tersebut sebenarnya merupakan hasil rebadge dari kendaraan lain. Scrum Van berbasis Suzuki Every, sementara Scrum Wagon merupakan versi Mazda dari Nissan Clipper Van. Kedua model donor tersebut sebelumnya juga telah menerima pembaruan untuk memenuhi regulasi keselamatan terbaru di Jepang, yang kemudian diadopsi oleh Mazda.
Perubahan paling mencolok terlihat pada bagian depan kendaraan. Scrum Van kini hadir dengan desain gril yang lebih sederhana serta bumper depan yang diperbarui. Pada varian dasar, tampilannya dibuat lebih kalem, sedangkan tipe Buster sebagai varian tertinggi mendapat tambahan aksen krom di atas gril.

Sementara itu, Scrum Wagon yang lebih berorientasi pada kenyamanan penumpang tampil lebih sporty. Model ini dibekali gril bermotif sarang lebah, lampu depan dengan nuansa lebih gelap, serta bumper khusus yang menjadi bagian dari paket bodykit. Mazda juga mengganti pelek baja dan penutup roda standar dengan pelek alloy yang memberikan kesan lebih premium.
Masuk ke kabin, nuansa interior kini didominasi warna hitam. Mazda menyematkan panel instrumen digital baru serta setir tiga palang yang tersedia dengan fitur pemanas. Menariknya, kendaraan ini tidak dibekali layar infotainment. Area yang biasanya digunakan untuk layar justru ditutup panel plastik besar yang menempati sebagian besar konsol tengah.
Dengan panjang hanya 3.395 mm, Scrum Van dan Scrum Wagon tetap mampu menawarkan pemanfaatan ruang yang maksimal. Saat jok belakang dilipat rata, Scrum Wagon menyediakan kapasitas bagasi hingga 1.123 liter. Pada varian tertinggi, tersedia pintu geser elektrik lengkap dengan pijakan samping yang dapat dilipat. Mazda juga meningkatkan kualitas kaca untuk membantu mengurangi panas yang masuk ke dalam kabin saat cuaca terik.

Dilansir dari laman carscoops, pembaruan terbesar justru hadir pada sektor keselamatan. Seluruh varian kini telah dilengkapi sistem Dual Sensor Brake Support II sebagai fitur standar untuk meningkatkan kemampuan menghindari tabrakan, termasuk di area persimpangan.
Selain itu, Mazda menambahkan berbagai fitur keselamatan lain seperti bantuan pengereman saat kecepatan rendah, sensor parkir terbaru, sistem pencegah kendaraan keluar jalur, pengenal rambu lalu lintas, hingga notifikasi ketika lampu lalu lintas berubah. Khusus Scrum Wagon, tersedia pula fitur Adaptive Cruise Control.
Untuk sektor dapur pacu, Mazda tetap mempertahankan mesin bawaan Suzuki tanpa perubahan. Mesin tiga silinder 660 cc naturally aspirated menghasilkan tenaga 48 hp dan tersedia dengan pilihan transmisi manual lima percepatan atau CVT terbaru.
Bagi yang menginginkan performa lebih tinggi, tersedia mesin turbocharged yang mampu menghasilkan tenaga 63 hp. Varian turbo hanya dipadukan dengan transmisi CVT. Seluruh model dapat dipilih dalam konfigurasi penggerak roda belakang (RWD) maupun penggerak empat roda paruh waktu (4WD).

Harga Mazda Scrum Terbaru di Jepang
Mazda telah membuka pemesanan untuk jajaran Scrum terbaru di pasar Jepang. Varian paling terjangkau, yakni Scrum Van PA berpenggerak roda belakang dengan transmisi manual, dibanderol mulai ¥1.354.100 atau sekitar 8.500 dolar AS. Harga tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan model Suzuki yang menjadi basisnya.
Sementara itu, Scrum Van Buster Turbo 4WD sebagai varian tertinggi dipasarkan dengan harga ¥1.940.400, sekitar 12.200 dolar AS, atau Rp 219.000.000,- Untuk Scrum Wagon yang seluruhnya menggunakan mesin turbo, banderolnya berada di kisaran ¥2.048.200 hingga ¥2.275.900, setara sekitar 12.900 atau Rp 231.000.000,- hingga 14.300 dolar AS atau Rp 256.000.000,-

