28.2 C
Jakarta
Sabtu, Juli 11, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALDensus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris Anshor Daulah di Jawa Tengah

Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris Anshor Daulah di Jawa Tengah

Jakarta – Densus 88 Antiteror Polri telah menangkap tiga orang terduga teroris dari kelompok Anshor Daulah di wilayah Jawa Tengah pada Senin, (4/11). Ketiga tersangka berinisial BI, ST, dan SQ, dan ditangkap di lokasi yang berbeda. Tersangka BI ditangkap di Kabupaten Kudus, sementara ST diamankan di Kabupaten Demak, dan SQ dibekuk di Kabupaten Karanganyar.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan bahwa ketiga tersangka merupakan anggota kelompok Anshor Daulah yang memiliki rencana untuk melakukan aksi teror. Mereka juga diketahui menyebarkan narasi provokasi dan propaganda di media sosial untuk mendukung aksi teror tersebut.

Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris Anshor Daulah di Jawa Tengah
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko memberikan keterangan pers di Jakarta. (katafoto/HO/Humas Mabes Polri)

Densus 88 tidak hanya menangkap ketiga tersangka, tetapi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Barang bukti yang berhasil disita antara lain 20 senjata tajam (terdiri dari 9 pisau dan 11 parang), 1 busur dan tujuh anak panah, 30 buku yang berisi materi radikalisme atau terorisme, 1 tablet, dua unit handphone, dan tiga spanduk yang terkait dengan Jamaah Anshorut Daulah (JAD).

Trunoyudo menegaskan bahwa berdasarkan keputusan pengadilan, organisasi ini telah ditetapkan sebagai kelompok teroris. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak terpengaruh oleh kelompok yang mengajarkan paham radikalisme.

“Penegakan hukum yang dilakukan oleh Densus 88 membuktikan bahwa kelompok Anshor Daulah dan JAD secara sistematis melakukan perekrutan dan menyebarkan pemahaman yang keliru kepada masyarakat. Masyarakat diharapkan untuk lebih waspada dan dapat memilah informasi agar tidak terpengaruh oleh propaganda di media sosial,” imbau Trunoyudo.

Baca Juga

Jangan Kaget, Dishub DKI Kini Bisa Tegur Pengendara dari CCTV Jakarta Takeover

Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menghadirkan...

Jangan Terlewat! Kemendikdasmen Majukan Jadwal Pendaftaran TKA dan Asesmen Nasional

Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui...

Pemerintah Tetapkan Penyebaran Budaya LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter

Jakarta - Pemerintah menetapkan penyebaran budaya lesbian, gay, bisexual,...

Restoran Indonesia 1968 di Hong Kong Resmi Tutup Usai 58 Tahun Beroperasi

Restoran Indonesia 1968, salah satu pelopor kuliner Indonesia di...

BMKG Peringatkan Risiko Karhutla Meningkat di Sumatra, Warga Diminta Siaga

Riau - Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra mengimbau...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini