26.3 C
Jakarta
Rabu, Maret 11, 2026
BerandaKATA EKBISCSR dan ESGMendukung Pelestarian Ekosistem Laut, PERURI Lepas Tukik di Bali

Mendukung Pelestarian Ekosistem Laut, PERURI Lepas Tukik di Bali

Bali – Untuk mendukung pelestarian lingkungan dan menjaga keberlanjutan ekosistem laut, Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) melepas tukik (anak penyu) ke Pantai Saba, Gianyar, Bali. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), dalam pelestarian lingkungan hidup yang diikuti sejumlah karyawan PERURI.

Penyu merupakan salah satu satwa laut yang dilindungi dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Penyu juga membantu mengontrol populasi ubur-ubur yang dapat mengganggu keseimbangan kehidupan laut lainnya. Tukik yang dilepas merupakan jenis satwa yang terancam populasinya akibat perburuan, pencemaran laut, dan rusaknya habitat alami.

Head of Corporate Secretary PERURI, Adi Sunardi, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan terhadap pelestarian lingkungan.

“Penyu tidak hanya merupakan satwa yang dilindungi, tetapi juga memiliki peran kunci dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Kami berharap dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan laut. Langkah kecil seperti ini bisa memberikan dampak besar jika dilakukan secara bersama-sama,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis PERURI.

Mendukung Pelestarian Ekosistem Laut, PERURI Lepas Tukik di Bali
Sejumlah karyawan PERURI melepas tukik (anak penyu) dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut di Pantai Saba, Gianyar, Bali (katafoto/HO/PERURI)

Kegiatan ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), dalam poin 14 tentang “Kehidupan Bawah Air” yang berfokus pada perlindungan dan pelestarian ekosistem laut.

Adi menambahkan, program PERURI yang bermitra dengan Bumi Journey, lembaga swadaya masyarakat di bidang konservasi satwa laut ini tidak berhenti pada pelepasan tukik.

“Kami berencana melanjutkan program ini dengan langkah-langkah yang lebih besar, seperti mendukung penanaman vegetasi pesisir, pengembangan habitat penyu, dan penyediaan fasilitas penangkaran. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan,”imbuhnya.

Pengelola konservasi penyu di Pantai Saba, Andri mengapresiasi terhadap inisiatif PERURI yang memberikan dampak positif.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya mendukung konservasi, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya menjaga lingkungan laut. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi perusahaan lain,” ujarnya.

Melalui program TJSL ini, PERURI terus menunjukkan perannya sebagai perusahaan yang tidak hanya fokus pada keberhasilan bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar terhadap lingkungan.

Baca Juga

Renovasi Rumah Jelang Lebaran? Tren Lantai 2026 Ini Bikin Hunian Makin Hangat

Lantai berperan penting dalam membangun kesan bersih, luas, dan...

Gratis Naik Transjakarta Saat Lebaran 2026, Simak Jadwal dan Rute Ini

Jakarta - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyatakan kesiapan untuk...

Batu Bara Dongkrak Ekspor, Aceh Raih Surplus Perdagangan

Aceh - Neraca perdagangan luar negeri Provinsi Aceh pada...

Menag Soroti Kualitas Speaker di Masjid, ITS Tawarkan Bantuan Teknologi

Surabaya -  Menteri Agama Nasaruddin Umar menyoroti kualitas pengeras...

Pemerintah Siapkan Hunian MBR di Cikarang, Program 3 Juta Rumah Mulai Bergerak

Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini