33.9 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026
BerandaKATA TEKNOTEKNEWSPeran AI dan Infrastruktur Digital dalam Mewujudkan Ekonomi Indonesia yang Maju

Peran AI dan Infrastruktur Digital dalam Mewujudkan Ekonomi Indonesia yang Maju

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus mendorong pengembang perangkat lunak (developer) untuk menerapkan tata kelola kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang optimal, sekaligus memperluas promosi pemanfaatannya. Langkah ini diharapkan mampu mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah, saat menghadiri Alibaba Cloud Developer Summit 2025 di Jakarta, Selasa (21/1)

“AI membutuhkan tata kelola yang tepat, inovasi yang didukung, dan promosi pemanfaatan yang masif agar dapat berkontribusi maksimal bagi pembangunan ekonomi,” ujar Edwin dikutip dalam laman info publik.

Ia menjelaskan, teknologi AI tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga dapat digunakan sebagai alat mitigasi dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi global.

Peran AI dan Infrastruktur Digital dalam Mewujudkan Ekonomi Indonesia yang Maju
Direktur Jenderal (Dirjen) Ekosistem Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah, memberikan paparan dalam acara Alibaba Cloud Developer Summit 2025, di Jakarta. (katafoto/HO/Humas Komdigi)

Sebagai bagian dari strategi, Kemkomdigi mempercepat pembangunan infrastruktur digital, termasuk memperluas jaringan telekomunikasi, membangun pusat data yang andal, serta menyediakan layanan komputasi awan dengan performa tinggi.

“Infrastruktur ini adalah tulang punggung transformasi digital yang kami dorong untuk mendukung pertumbuhan berbagai sektor,” tambah Edwin.

Edwin mengungkapkan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi prioritas melalui program Digital Talent Scholarship (DTS). Program ini bertujuan untuk melatih dan meningkatkan keterampilan di bidang AI dan teknologi lainnya.

“Kami bekerja sama dengan perguruan tinggi, kelompok industri, dan korporasi untuk memastikan Indonesia memiliki talenta digital yang mampu bersaing secara global,” jelasnya.

Edwin juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan pelaku industri global sebagai upaya membangun ekosistem AI yang inklusif. Salah satu mitra strategis adalah Alibaba Cloud, yang turut berkontribusi dalam pengembangan teknologi, infrastruktur, dan aplikasi AI di Indonesia.

“Melalui kolaborasi ini, kami memastikan Indonesia dapat memanfaatkan teknologi mutakhir untuk mempercepat transformasi digital,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa penguatan ekosistem digital tidak hanya mendukung daya saing global Indonesia tetapi juga menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Melalui sinergi antara pemerintah, industri, dan masyarakat, kami optimistis Indonesia dapat mewujudkan visinya sebagai negara maju berbasis kekuatan digital,” imbuh Edwin Hidayat Abdullah.

Baca Juga

Wow! ELIPSKI Tembus 2 Juta View, Literasi Islam Digital Makin Diminati

Jakarta - Platform ELIPSKI milik Kementerian Agama mencatat perkembangan...

Rahasia Paviliun Cahya Tampilkan Keajaiban Arsitektur dan Seni

Tangerang - Arsitektur tidak semata membahas bentuk fisik bangunan,...

Kemenpora Pangkas 191 Aturan Jadi 4, Siap Ubah Wajah Olahraga Nasional

Jakarta - Pemerintah mulai menjajal pendekatan deregulasi besar-besaran di...

Stunting Masih Tinggi, Plan Indonesia Soroti Program Makan Bergizi Gratis

Jakarta - Plan Indonesia menilai pelaksanaan program makan bergizi...

Warga Jakarta Jangan Panik, Stok LPG Dijamin Aman Meski Harga Naik

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini