30.1 C
Jakarta
Sabtu, Februari 7, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALMenkes Budi: Senioritas Jadi Akar Perundungan di Pendidikan Dokter Spesialis

Menkes Budi: Senioritas Jadi Akar Perundungan di Pendidikan Dokter Spesialis

Jakarta – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan penyebab maraknya kasus perundungan di lingkungan pendidikan dokter spesialis (PPDS). Menurutnya, sistem senioritas yang terlalu dominan dan minimnya keterlibatan dosen dalam proses pembelajaran menjadi pemicu utama.

“Perundungan terjadi karena proses belajar lebih banyak diambil alih oleh senior, bukan dosen yang seharusnya mengajar,” ujarnya saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR pada Selasa (29/4).

Budi menjelaskan bahwa banyak dosen sibuk praktik di rumah sakit, sehingga pembelajaran diserahkan kepada senior yang belum tentu memiliki pendekatan edukatif. Akibatnya, pengawasan terhadap proses pendidikan melemah dan membuka ruang bagi perilaku intimidatif.

Ia menambahkan bahwa sebagian besar rumah sakit pendidikan seperti RSUD dr. Soetomo dan RSCM mengalami beban tinggi karena jumlah peserta didik yang banyak, sementara jumlah pengajar tidak sebanding. Idealnya, praktik klinis dilakukan dengan bimbingan langsung dari dosen, namun kondisi di lapangan berkata lain.

Sebagai solusi, Kementerian Kesehatan akan memperbarui sistem pendidikan dokter spesialis. Salah satunya dengan penerapan e-logbook, yakni sistem digital yang mencatat progres belajar peserta dan mengukur kompetensi berdasarkan praktik yang dilakukan. Kelulusan peserta akan dievaluasi berdasarkan data objektif, bukan sekadar penilaian subjektif.

“Lewat sistem ini, setiap tindakan medis akan tercatat, mulai dari jumlah praktik hingga keberhasilan tindakan. Ini menjadi dasar kelulusan,” jelas Budi.

Ia juga menyampaikan bahwa penilaian terhadap senior kini akan melibatkan umpan balik dari junior. Evaluasi ini bersifat anonim dan menjadi salah satu indikator kelayakan senior untuk lulus.

“Kalau ingin lulus, senior harus mendapat penilaian baik dari junior. Ini bagian dari perbaikan kultur pendidikan agar bebas dari perundungan,” tutup Menkes.

Baca Juga

Padel Berkebaya, Ketika Tradisi Bertemu Gaya Hidup Aktif Perempuan Modern

Jakarta - Kebaya merupakan representasi warisan budaya yang terus...

KPK Amankan Aset Transportasi Rp107,7 Miliar di Papua Barat Daya

Jakarta - Transportasi laut dan udara menjadi tulang punggung konektivitas...

Pemprov DKI Bidik Inflasi Jakarta di Bawah 2,5 Persen, Ini Strateginya

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan tingkat...

DJP Usut Dugaan Manipulasi Pajak, Kerugian Negara Rp583 Miliar

Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui Kantor Wilayah...

Rumah Potong Hewan Dilarang Main Harga Daging, Mentan Siapkan Sanksi Tegas

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini