27.8 C
Jakarta
Senin, Agustus 17, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHLebih dari 7.000 Orang Mengungsi Akibat Banjir Merendam Kota Gorontalo

Lebih dari 7.000 Orang Mengungsi Akibat Banjir Merendam Kota Gorontalo

Gorontalo – Lebih dari 7.000 orang mengungsi akibat banjir merendam sebagian besar wilayah Kota Gorontalo sejak Rabu (10/7/2024). Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Senin (15/7/2024), genangan air di beberapa wilayah berangsur surut.

Sebelumnya, air merendam Kota Gorontalo dengan ketinggian antara 30-150 sentimeter. Banjir ini merupakan yang keempat kalinya selama bulan Juli 2024 dengan intensitas hujan yang tinggi pada 10-13 Juli 2024 dan kondisi geografis Kota Gorontalo berupa cekungan menjadi yang terparah pada pertengahan tahun 2024. 

Dilansir dari laman bnpb, sebanyak 47 kelurahan di sembilan kecamatan se-Kota Gorontalo terdampak banjir diantaranya Kecamatan Kota Barat, Kota Utara, Kota Selatan, Kota Tengah, Kota Timur, Dumbo Raya, Hulonthalangi, Dungingi, dan Sipatana. Jumlah rumah terendam banjir mencapai 4.686 unit. 

Lebih dari 7.000 Orang Mengungsi Akibat Banjir Merendam Kota Gorontalo
Banjir dengan ketinggian hingga 150 sentimeter menggenangi sebagian besar wilayah di Kira Gorontalo sejak Rabu (10/7/2024). (katafoto/HO/BPBD Kota Gorontalo)

Beberapa kelurahan juga turut terdampak tanah longsor di antaranya Kelurahan Tenilo (Kecamatan Kota Barat), Kelurahan Pohe (Kecamatan Hulanthalangi), Kelurahan Leato Utara, Leato Selatan, Botu dan Talumolo di Kecamatan Dumbo Raya. Satu orang warga Kecamatan Kota Barat meninggal dunia akibat tertimbun material longsor. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo bersama dengan Pemerintah Daerah dan lintas sektor melaksanakan upaya tanggap darurat berupa evakuasi warga, pendirian pos pengungsian, dan pendirian dapur umum, evakuasi sarana dan prasarana umum terdampak, hingga pengerukan material longsor dan pembersihan residu banjir.

Sementara pos pengungsian yang telah didirikan sebanyak 59 titik tersebar di tiap kelurahan dengan total warga mengungsi per 13 Juli 2024 sebanyak 7.486 jiwa. 

Wali Kota Gorontalo menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor dengan Nomor 256/6/VII/2024 selama 14 hari terhitung sejak tanggal 11 Juli 2024 sampai dengan tanggal 24 Juli 2024.

Baca Juga

Tak Perlu Keliling Indonesia, 40 Kuliner Legendaris Hadir di Mal Ciputra Jakarta

Jakarta - Mal Ciputra Jakarta kembali menghadirkan festival kuliner...

Bank Jakarta dan Persija Satukan Kekuatan, Target Juara Mulai Dibidik

Jakarta - Bank Jakarta memperluas keterlibatannya bersama masyarakat melalui...

LRT Jakarta Tambah Rute Baru, Kelapa Gading–Manggarai Ditargetkan Angkut 80.000 Penumpang

Jakarta - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro memperkuat...

Bukan Cuma CCTV, Gunung Semeru Kini Dipantau Teknologi AI untuk Peringatan Dini

Lumajang - Kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai...

Sering Lelah dan Stamina Menurun? Waspadai Sinyal Gangguan Hormon dan Metabolisme

Jakarta - Tubuh terus memberikan berbagai sinyal ketika terjadi...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini