33 C
Jakarta
Senin, Mei 11, 2026
BerandaKATA BERITAKebutuhan Air Minum Mulai Mengalir di Kawasan IKN

Kebutuhan Air Minum Mulai Mengalir di Kawasan IKN

Penajam Paser Utara – Menteri PUPR Basuki Hadimuljono selaku Plt Kepala OIKN didampingi Wamen ATR/BPN selaku Wakil Kepala OIKN Raja Juli Antoni meninjau tes pengaliran air (running test ke-3) dari Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) Sepaku menuju reservoir induk IKN yang berada di titik tertinggi. Running test ke-3 berlangsung sejak Sabtu (20/07) hingga Senin (22/07) dini hari.

Tes ini merupakan bagian dalam pengoperasian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sepaku untuk melayani kebutuhan air minum di IKN.

Setelah running test pengaliran berhasil, kini dilakukan pengurasan sistem dan jaringan, sekaligus memonitor dengan ketat kualitas air dalam jaringan perpipaan untuk menjamin kualitas air minum yang baik, sesuai standar kesehatan yang berlaku. 

Kebutuhan Air Minum Mulai Mengalir di Kawasan IKN
Tes pengaliran air (running test ke-3) dari Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) Sepaku menuju reservoir induk IKN Nusantara yang berada di titik tertinggi. (katafoto/HO/Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)

Diharapkan pada akhir Juli 2024, SPAM Sepaku dapat beroperasi penuh melayani persil dan gedung-gedung di IKN.

“Ini air minum, bukan hanya air bersih. Air dari keran di apartemen dan rumah di IKN langsung dapat diminum.  Kami terus mengecek  kualitas airnya sebelum masuk ke reservoir. Kita berharap air minum ini sudah dapat dimanfaatkan pada beberapa hari ke depan,” ungkap Menteri Basuki dikutip dari laman PUPR.

SPAM Sepaku terdiri dari IPA berkapasitas 300 liter/ detik, pipa transimisi 16 km, reservoir dan pipa distribusi 22 km.

SPAM Sepaku tahap I ditargetkan akan melayani Kantor dan Istana Presiden, Kemensetneg, Paspampres, kompleks Kemenko 1,2,3, dan 4, Amphiteather, Galeri, Service Area, Hunian ASN, Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM) dan fasilitas umum (fasum) lainnya seperti hotel, sekolah, pertokoan dan rumah sakit.

Baca Juga

Rumah Sakit Ini Gunakan Teknologi Tanpa Radiasi Atasi Gangguan Irama Jantung

Jakarta - Layanan Cardiac dan Vascular Center dengan teknologi...

Gigitan Ular Mematikan Masih Mengancam, tapi Serum Antibisa Masih Langka

Yogyakarta - Kasus gigitan ular berbisa masih menjadi ancaman...

Orang Tua Mulai Rasakan Dampak PP Tunas, Tapi Masih Ada Celah Serius

Jakarta - Mayoritas orang tua di kawasan perkotaan mulai...

Keamanan Desa Diperketat, Lumajang Siapkan Pemasangan CCTV di 825 Dusun

Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mempercepat pemasangan kamera...

BMKG Ungkap Puncak Kemarau 2026 Diprediksi Terjadi Agustus

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini