33.4 C
Jakarta
Rabu, Oktober 28, 2026
BerandaKATA BERITALINGKUNGAN HIDUP dan KEHUTANANTak Hanya Andalkan APBD, DKI Gandeng Swasta Benahi TPST Bantargebang

Tak Hanya Andalkan APBD, DKI Gandeng Swasta Benahi TPST Bantargebang

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat pembenahan pengelolaan sampah di TPST Bantargebang dengan mengembangkan skema creative financing. Pendanaan alternatif ini disiapkan sebagai pelengkap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan sumber pembiayaan lainnya guna mempercepat transformasi menuju sistem controlled landfill sekaligus menghapus praktik open dumping secara bertahap.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, mengatakan transformasi TPST Bantargebang membutuhkan investasi besar, mulai dari pembangunan infrastruktur, penerapan teknologi, hingga dukungan dari berbagai pihak.

Menurutnya, skema creative financing menjadi strategi untuk memperluas sumber pendanaan sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan sektor swasta dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di Jakarta.

“Transformasi TPST Bantargebang tetap didukung melalui APBD dan berbagai sumber pembiayaan lainnya. Creative financing hadir sebagai skema pendukung untuk memperluas kolaborasi sekaligus mempercepat penyediaan fasilitas yang dibutuhkan,” kata Dudi dikutip dari laman berita jakarta, Senin (27/7).

Pada tahap awal, kerja sama dengan dunia usaha difokuskan pada penyediaan material penutup (cover material) dan geomembran yang dibutuhkan dalam penerapan sistem controlled landfill. Infrastruktur tersebut berperan penting untuk meningkatkan pengelolaan zona penimbunan sampah agar lebih aman dan terkendali.

Dudi menjelaskan, penggunaan material penutup mampu mengurangi bau yang ditimbulkan timbunan sampah, membatasi masuknya air hujan ke dalam area penimbunan, serta menekan terbentuknya air lindi yang berpotensi mencemari lingkungan.

Dalam implementasi awal program ini, PT Indocement Tunggal Prakarsa dan PT Pertamina Retail turut memberikan dukungan melalui penyediaan material penutup dan geomembran. Kontribusi tersebut dinilai menjadi contoh sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung transformasi pengelolaan sampah di ibu kota.

“Kami mengapresiasi perusahaan yang telah berpartisipasi. Ke depan, kami juga mengajak lebih banyak korporasi untuk ikut berkontribusi melalui program CSR, penyediaan infrastruktur, penerapan teknologi, maupun bentuk kerja sama lainnya,” ujarnya.

Dudi menegaskan, keterlibatan sektor swasta bukan untuk menggantikan tanggung jawab pemerintah, melainkan memperkuat program yang telah dijalankan melalui APBD dan berbagai sumber pembiayaan lainnya.

Pemprov DKI Jakarta, lanjutnya, akan terus mengoptimalkan penggunaan APBD, memperluas penerapan creative financing, serta membuka peluang pendanaan lain yang transparan dan akuntabel demi mempercepat transformasi TPST Bantargebang menuju target zero open dumping.

“Transformasi TPST Bantargebang memerlukan kolaborasi semua pihak. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar pula peluang mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern, aman, dan ramah lingkungan,” tutup Dudi.

Baca Juga

Lindungi Warga dan Ekosistem Laut, Kepulauan Seribu Dipasang 30 Ring Buoy

katafoto, Jakarta - Upaya meningkatkan keselamatan warga di wilayah...

Berburu Suku Cadang Murah, BMW Garage of JOY 2026 Hadir di Jakarta

katafoto, Jakarta - Penggemar mobil BMW dan MINI berkesempatan...

Demam Bikin Tubuh Lemas? Kenali 10 Bahan Alami yang Digunakan untuk Meredakannya

katafoto, Jakarta - Demam dapat terjadi ketika tubuh mengalami...

Kebutuhan Beras Capai 2,5 Juta Ton per Bulan, Mentan Amran Optimistis Stok Tetap Terjaga

katafoto, Jakarta - Pemerintah memastikan ketersediaan beras nasional mencukupi...

Produksi Garam Kalianget Tembus 1.100 Ton Sehari tetapi Tenaga Panen Kian Langka

katafoto, Sumenep -  PT Garam (Persero) melalui Pegaraman I...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini