27.3 C
Jakarta
Jumat, Juli 31, 2026
BerandaKATA EKBISUMKMPerkuat Rantai Pasok Industri Otomotif, IKM Bandung Naik Kelas

Perkuat Rantai Pasok Industri Otomotif, IKM Bandung Naik Kelas

Bandung – Astra melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat (Dinas Perindag Jabar) meluncurkan program pembinaan IKM logam di Lingkungan Industri Kecil (LIK) UPTD Logam Jawa Barat yang telah dimulai pada awal Januari 2024.

Kolaborasi ini bertujuan memperluas jangkauan program pembinaan IKM, khususnya di wilayah Jawa Barat, termasuk program pembinaan IKM manufaktur di Citeureup, Bogor. Tujuannya adalah mendorong IKM agar semakin mandiri, berkelanjutan, dan mampu naik kelas.

Sebanyak 28 IKM berpartisipasi dalam berbagai pelatihan dan pendampingan, seperti Pelatihan Mentalitas Dasar, Manajemen 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), Perhitungan Biaya Produksi (Cost Calculation), Pelatihan Pengukuran, serta program lainnya yang mendukung peningkatan kompetensi IKM

Untuk memperkuat pembinaan, dengan dukungan Kementerian Perindustrian RI, mendirikan cabang Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) di Bandung. LPB Bandung akan menyediakan layanan pelatihan, pendampingan, fasilitasi pemasaran, dan akses pembiayaan bagi IKM di sektor manufaktur, kerajinan, dan kuliner.

Perkuat Rantai Pasok Industri Otomotif IKM Bandung Naik Kelas
Penandatanganan perjanjian kerjasama terkait pembinaan Industri Kecil Menengah (IKM) di wilayah Bandung antara Astra melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat (Dinas Perindag Jabar) oleh Ketua Pengurus YDBA, Rahmat Samulo (kedua kanan); Sekretaris Pengurus YDBA, Ema P. Prasetio (ketiga kiri) dan Kepala Dinas Perindag Jabar, Noneng Komara Nengsih, S.E., M.A.P. (ketiga kanan) disaksikan oleh Bendahara Pengurus YDBA, Agung K. Sampurno (kedua kiri); Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut, Kementerian Perindustrian RI, Ir. Dini Hanggandari, MSi (kanan) dan Kepala UPTD industri logam Dinas Perindag Jabar, Pahala Hatigoran Marbun, S.ST., M.M (kiri) di Bandung saat Peresmian Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Bandung kolaborasi YDBA dan Dinas Perindag Jabar (20/12/2024). (katafoto/HO/YDBA)

LPB Bandung resmi diluncurkan pada 20 Desember 2024 oleh Ketua Pengurus YDBA, Rahmat Samulo, dan Kepala Dinas Perindag Jabar, Noneng Komara Nengsih, Acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh, seperti:

  • Sekretaris Pengurus YDBA, Ema P. Prasetio,
  • Bendahara Pengurus YDBA, Agung K. Sampurno,
  • Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Kemenperin, Dini Hanggandari
  • Kepala UPTD Industri Logam Dinas Perindag Jabar, Pahala Hatigoran Marbun,
  • Quality Assurance Head PT Astra Honda Motor, Setyo Budi Anang Yuliarto.

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan  kerja sama terkait pembinaan IKM di Bandung antara YDBA dan Dinas Perindag Jabar. Selain itu, dilakukan juga perjanjian kerja sama antara YDBA, perusahaan tier 1 PT Astra Honda Motor, dan IKM binaan untuk memperkuat rantai pasok. Sebanyak 8 IKM dipercaya untuk memasok produk mereka kepada 6 perusahaan tier 1 PT Astra Honda Motor.

Rahmat Samulo berharap LPB Bandung dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi IKM, terutama dalam memenuhi standar kualitas, biaya, dan waktu pengiriman (QCD). Ia juga mendorong perubahan pola pikir IKM agar lebih inovatif, berbagi pengalaman, serta berkomitmen untuk berkembang bersama.

Noneng Komara Nengsih menyebutkan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi Kemitraan Industri Terintegrasi (MITIGASI) untuk meningkatkan kompetensi IKM di Jawa Barat. Ia optimis, IKM di LIK UPTD Logam dapat menjadi bagian dari rantai pasok perusahaan besar dan mendukung inisiatif “Jabar Menyala.”

Direktur Industri Kecil Menengah (IKM) CV Daya Reksa Presindo Binaan Astra melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) dan Dinas Perindustrian & Perdagangan Provinsi Jawa Barat (Dinas Perindag Jabar), Suherman (ketiga kiri) menunjukkan produk manufacturing yang diproduksinya kepada Ketua Pengurus YDBA, Rahmat Samulo (tengah); Sekretaris Pengurus YDBA, Ema P. Prasetio (kedua kanan); Bendahara Pengurus YDBA, Agung K. Sampurno (kanan); Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut, Kementerian Perindustrian RI, Ir. Dini Hanggandari, MSi (ketiga kanan); Quality Assurance Head PT Astra Honda Motor, Setyo Budi Anang Yuliarto (kedua kiri) dan Kepala UPTD industri logam Dinas Perindag Jabar, Pahala Hatigoran Marbun, S.ST., M.M. (kiri) saat Peresmian Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Bandung kolaborasi YDBA bersama Dinas Perindag Jabar (20/12/2024). (katafoto/HO/YDBA)
Direktur Industri Kecil Menengah (IKM) CV Daya Reksa Presindo Binaan Astra melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) dan Dinas Perindustrian & Perdagangan Provinsi Jawa Barat (Dinas Perindag Jabar), Suherman (ketiga kiri) menunjukkan produk manufacturing yang diproduksinya kepada Ketua Pengurus YDBA, Rahmat Samulo (tengah); Sekretaris Pengurus YDBA, Ema P. Prasetio (kedua kanan); Bendahara Pengurus YDBA, Agung K. Sampurno (kanan); Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut, Kementerian Perindustrian RI, Ir. Dini Hanggandari, MSi (ketiga kanan); Quality Assurance Head PT Astra Honda Motor, Setyo Budi Anang Yuliarto (kedua kiri) dan Kepala UPTD industri logam Dinas Perindag Jabar, Pahala Hatigoran Marbun, S.ST., M.M. (kiri) saat Peresmian Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Bandung kolaborasi YDBA bersama Dinas Perindag Jabar (20/12/2024). (katafoto/HO/YDBA)

Acara peresmian LPB Bandung ditutup dengan diskusi bertema #IKMBandungSiapBeraksi. Diskusi ini menghadirkan Rahmat Samulo, Setyo Budi Anang Yuliarto, Pahala Hatigoran Marbun, serta Muhamad Khaelani, pemilik CV Grand Manufacturing Indonesia.

Dalam diskusi tersebut, Khaelani mengungkapkan bahwa program pembinaan telah membuka wawasan IKM untuk lebih fokus pada kualitas, biaya, dan waktu pengiriman. Ia juga berharap LPB Bandung mampu menciptakan pola pikir yang kolaboratif dan mendorong kemajuan bersama bagi IKM di Bandung.

Dengan adanya LPB Bandung, diharapkan kontribusi IKM terhadap perekonomian nasional semakin meningkat, sekaligus memperkuat lokalisasi di berbagai sektor industri.

Baca Juga

Tak Hanya Andalkan APBD, DKI Gandeng Swasta Benahi TPST Bantargebang

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat...

Menko Yusril Buka Suara soal Sayembara Tangkap Begal, Ini Pesannya ke Polisi

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia,...

Monumen Kudatuli Simbol dari Kesabaran Revolusioner

Jakarta - Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum DPP...

Festival Jakarta Great Sale 2026 Berakhir, Transaksi Tembus Rp16,8 Triliun

Jakarta - Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026 resmi...

Kemenaker Siapkan 270 Ribu Pelatihan Gratis untuk Pencari Kerja

Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memperkuat upaya peningkatan kualitas...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini