30.4 C
Jakarta
Rabu, September 9, 2026
BerandaKATA EKBISKEUANGANAdapundi dan Bank DBS Indonesia Bersinergi Dorong Ekonomi Inklusif Nasional

Adapundi dan Bank DBS Indonesia Bersinergi Dorong Ekonomi Inklusif Nasional

Jakarta – PT Info Tekno Siaga (Adapundi) bersama Bank DBS Indonesia resmi memperluas kerja sama strategis dalam penyaluran kredit (loan channeling). Langkah ini menjadi wujud komitmen kedua pihak dalam mempercepat akses pendanaan dan mendorong inklusi keuangan di Tanah Air.

Kemitraan tahap kedua ini melanjutkan kolaborasi yang telah terjalin sejak Februari 2024. Melalui kerja sama tersebut, pendanaan dari Bank DBS Indonesia telah berperan penting dalam mendukung Adapundi menyalurkan pembiayaan bagi hampir 30 juta pengguna.

Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh Direktur Adapundi, Achmad Indrawan, dan Head of Ecosystem & Digital Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Willy Lawy. Achmad Indrawan menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini.

Adapundi dan Bank DBS Indonesia Bersinergi Dorong Ekonomi Inklusif Nasional
(Ki–Ka) Head of Ecosystem & Digital Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia Willy Lawy dan Direktur Adapundi Achmad Indrawan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam penyaluran kredit (loan channeling) di Jakarta, Rabu (22/10/2025). (katafoto/HO/DBS Indonesia)

“Bank DBS Indonesia telah menjadi mitra strategis bagi Adapundi. Dukungan yang solid memungkinkan kami memperluas akses pendanaan kepada masyarakat secara lebih merata,” ujarnya.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, hingga Juni 2025, outstanding pembiayaan industri peer-to-peer (P2P) lending tumbuh 25,06 persen secara tahunan (year-on-year). Angka tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap alternatif pendanaan digital yang cepat, mudah, dan aman.

Selain itu, regulasi baru OJK yang mulai berlaku 1 Januari 2025, mengenai penyesuaian batas maksimum bunga harian pinjaman daring, turut menjadi momentum penting bagi industri P2P. Kini, bunga pinjaman dengan tenor di bawah enam bulan dibatasi maksimal 0,3 persen per hari, sedangkan untuk tenor di atas enam bulan turun menjadi 0,2 persen per hari dari sebelumnya 0,3 persen.

Willy Lawy menegaskan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan misi Bank DBS Indonesia dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

Adapundi dan Bank DBS Indonesia Bersinergi Dorong Ekonomi Inklusif Nasional
Jajaran manajemen PT Bank DBS Indonesia dan Adapundi foto bersama usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam penyaluran kredit (loan channeling) di Jakarta, Rabu (22/10/2025). (katafoto/HO/DBS Indonesia)

“Melalui kemitraan ini, kami ingin menghadirkan solusi finansial digital yang inklusif dan bertanggung jawab, sehingga lebih banyak individu dan pelaku usaha dapat menikmati layanan keuangan modern,” jelasnya.

Ia menambahkan, kemitraan dengan Adapundi juga menjadi bagian dari komitmen Bank DBS Indonesia untuk berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“Kami optimistis terhadap prospek pembiayaan digital di Indonesia. Kolaborasi ini kami yakini dapat memperkuat posisi Bank DBS Indonesia sebagai mitra tepercaya bagi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan inklusif,” ungkap Willy.

Baca Juga

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Bagaimana Nasib Penyeberangan Bakauheni-Merak?

Jakarta - Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menuju...

BMKG Ungkap Kondisi Terbaru Selat Sunda Usai Gunung Anak Krakatau Erupsi

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan...

Pune Jadi Ladang Baru Pariwisata Indonesia, Transaksi Rp12,8 Miliar Berhasil Dibidik

Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat potensi transaksi senilai...

Bukan Cuma Helikopter, Prabowo Siapkan Kapal Induk hingga Drone untuk Hadapi Karhutla

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyiapkan strategi besar untuk...

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Lakukan Langkah Perlindungan Ini

Jakarta - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta mengingatkan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini