34.3 C
Jakarta
Jumat, Juni 19, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHOperasi Modifikasi Cuaca Jateng Diperluas, BNPB Kirim Pesawat Tambahan

Operasi Modifikasi Cuaca Jateng Diperluas, BNPB Kirim Pesawat Tambahan

Semarang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus memperluas jangkauan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) guna mengendalikan curah hujan dan menekan potensi banjir di seluruh kabupaten/kota.

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas C. Penangguhan, menyebut penggunaan TMC terbukti efektif meminimalisasi risiko banjir di daerah rawan. Menurutnya, berkat operasi TMC selama lima hari terakhir, genangan di wilayah Semarang dan Demak kini berangsur surut.

“Efektivitasnya cukup terlihat. Biasanya laporan bencana datang dari banyak titik, tapi kali ini hanya bersifat lokal dan tidak meluas,” ujarnya seusai rapat koordinasi di Kantor Gubernur Jateng, Rabu (29/10).

Bergas mengungkapkan, BNPB akan menambah satu unit pesawat untuk memperkuat operasi TMC di Jawa Tengah. Saat ini, hanya satu pesawat yang beroperasi di kawasan Pantura, sehingga cakupan wilayah masih terbatas.

Dengan tambahan armada tersebut, operasi TMC akan menjangkau wilayah Solo Raya dan Jateng bagian selatan, sehingga mitigasi bencana banjir dapat dilakukan lebih merata.

“Semua potensi rawan bencana akan kita jangkau dengan modifikasi cuaca. Karena satu pesawat belum cukup, maka akan ditambah,” tambah Bergas.

Ia menjelaskan, posko operasi TMC berada di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang. Pesawat akan beroperasi berdasarkan hasil pemantauan awan dari BMKG, untuk menentukan waktu dan lokasi penyemaian yang tepat.

Operasi TMC di Jawa Tengah dimulai sejak Sabtu (25/10) dan dijadwalkan berakhir pada hari ini. Namun, perpanjangan masa operasi masih menunggu hasil evaluasi dari BPBD dan BNPB.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut positif langkah BNPB menambah satu unit pesawat guna memperluas jangkauan modifikasi cuaca.

Ia berharap, langkah ini mampu mengendalikan intensitas hujan, mempercepat penanganan banjir di kawasan Pantura, sekaligus mengantisipasi potensi bencana di wilayah lain.

“Rekayasa cuaca akan terus diperkuat. Nantinya, satu pesawat tambahan akan membackup wilayah Solo karena awan dari daerah itu banyak bergerak ke Pantura,” tegas Gubernur Luthfi.

Baca Juga

Hotel Sultan Dieksekusi, Konflik Panjang Pemerintah dan PT Indobuildco

Jakarta - Eksekusi lahan kompleks Hotel Sultan di kawasan...

Terungkap, Dana Investasi Danantara Bukan Berasal dari Aset Utama BUMN

Jakarta - Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi...

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Pemerintah Pasang Target Investasi Fantastis

Jakarta - Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan...

Cuaca Panas Ekstrem Mengintai, Waspadai Tanda-Tanda Heat Stroke pada Anak

Yogyakarta - Gelombang cuaca panas dan musim kemarau yang...

Angka Kematian Jemaah Jadi Sorotan, Aturan Haji 2027 Bakal Lebih Ketat

Malang - Kementerian Haji dan Umrah berencana memperketat persyaratan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini