25.1 C
Jakarta
Kamis, Desember 4, 2025
BerandaKATA BERITADAERAHOperasi Modifikasi Cuaca Jateng Diperluas, BNPB Kirim Pesawat Tambahan

Operasi Modifikasi Cuaca Jateng Diperluas, BNPB Kirim Pesawat Tambahan

Semarang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus memperluas jangkauan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) guna mengendalikan curah hujan dan menekan potensi banjir di seluruh kabupaten/kota.

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas C. Penangguhan, menyebut penggunaan TMC terbukti efektif meminimalisasi risiko banjir di daerah rawan. Menurutnya, berkat operasi TMC selama lima hari terakhir, genangan di wilayah Semarang dan Demak kini berangsur surut.

“Efektivitasnya cukup terlihat. Biasanya laporan bencana datang dari banyak titik, tapi kali ini hanya bersifat lokal dan tidak meluas,” ujarnya seusai rapat koordinasi di Kantor Gubernur Jateng, Rabu (29/10).

Bergas mengungkapkan, BNPB akan menambah satu unit pesawat untuk memperkuat operasi TMC di Jawa Tengah. Saat ini, hanya satu pesawat yang beroperasi di kawasan Pantura, sehingga cakupan wilayah masih terbatas.

Dengan tambahan armada tersebut, operasi TMC akan menjangkau wilayah Solo Raya dan Jateng bagian selatan, sehingga mitigasi bencana banjir dapat dilakukan lebih merata.

“Semua potensi rawan bencana akan kita jangkau dengan modifikasi cuaca. Karena satu pesawat belum cukup, maka akan ditambah,” tambah Bergas.

Ia menjelaskan, posko operasi TMC berada di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang. Pesawat akan beroperasi berdasarkan hasil pemantauan awan dari BMKG, untuk menentukan waktu dan lokasi penyemaian yang tepat.

Operasi TMC di Jawa Tengah dimulai sejak Sabtu (25/10) dan dijadwalkan berakhir pada hari ini. Namun, perpanjangan masa operasi masih menunggu hasil evaluasi dari BPBD dan BNPB.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut positif langkah BNPB menambah satu unit pesawat guna memperluas jangkauan modifikasi cuaca.

Ia berharap, langkah ini mampu mengendalikan intensitas hujan, mempercepat penanganan banjir di kawasan Pantura, sekaligus mengantisipasi potensi bencana di wilayah lain.

“Rekayasa cuaca akan terus diperkuat. Nantinya, satu pesawat tambahan akan membackup wilayah Solo karena awan dari daerah itu banyak bergerak ke Pantura,” tegas Gubernur Luthfi.

Baca Juga

Longsor dan Banjir Lumpuhkan Sumatra, BNPB Sebut 174 Tewas Puluhan Hilang

Sumatera - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen...

Beda Metode Perhitungan, Jakarta Ternyata Bukan Kota Terpadat di Dunia

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa...

Teknologi PGE Ini Bakal Dongkrak Produksi Energi Bersih Indonesia

Jakarta - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX:...

Penempatan Dana Pemerintah Rp1 Triliun Terserap, Bank Jakarta Ungkap Strateginya

Jakarta - Bank Jakarta mengapresiasi atas kepercayaan yang diberikan...

Ketahuan Main Judol, 457 Penerima Bansos Dicoret dari Daftar

Siak - Dinas Sosial Kabupaten Siak mencoret 457 penerima...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini