25.1 C
Jakarta
Kamis, Desember 4, 2025
BerandaKATA EKBISEKONOMI dan KINERJABidik Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Danantara Jadi Ujung Tombak Investasi

Bidik Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Danantara Jadi Ujung Tombak Investasi

Jakarta – Pemerintah terus berupaya mendorong peningkatan kinerja investasi di Indonesia sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu, menjelaskan bahwa saat ini kontribusi investasi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional masih berkisar di angka 30%, sehingga perlu didorong agar lebih besar.

“Selama ini pertumbuhan ekonomi kita lebih banyak ditopang oleh konsumsi. Karena itu, porsi investasi yang sekitar 30% harus ditingkatkan agar ekonomi lebih seimbang,” ujar Febrio dalam acara Investortrust Economic Outlook 2026 di Jakarta, Rabu (5/11).

Ia menambahkan, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% pada 2025 dan meningkat menjadi 5,4% pada 2026. Dalam jangka panjang, Indonesia ditargetkan mampu mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 8%. Untuk mencapai target tersebut, peningkatan investasi dalam negeri menjadi kunci, salah satunya melalui optimalisasi perusahaan-perusahaan BUMN di bawah pengelolaan Danantara.

“Presiden Prabowo ingin memastikan BUMN beroperasi secara maksimal dan efisien. Karena itu, dibentuklah Danantara untuk berperan sebagai holding dalam mengelola potensi investasi nasional,” jelasnya.

Sementara itu, data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan, realisasi investasi pada kuartal III 2025 mencapai Rp491,4 triliun, meningkat dibanding kuartal sebelumnya yang sebesar Rp477,7 triliun.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, mengungkapkan bahwa capaian tersebut setara dengan 25,8% dari target investasi nasional tahun 2025 sebesar Rp1.905,6 triliun. Dari total investasi tersebut, telah tercipta lapangan kerja bagi 696.478 orang, menunjukkan peran penting investasi dalam memperkuat sektor riil dan memperluas kesempatan kerja di dalam negeri.

Baca Juga

Cara United Tractors Perkuat Kesiapsiagaan, dari Reboisasi hingga Simulasi Gempa

Surabaya - Meningkatnya ancaman bencana alam dan perubahan iklim,...

Mulai 2026 Mobil di Tiongkok Tidak Pakai Setir Mekanis, Era Steer-by-Wire Penuh Dimulai


Tiongkok resmi mengumumkan standar nasional terbaru untuk sistem kemudi...

Petani dan Pedagang Kini Punya Kereta Sendiri, Tarifnya Bikin Kaget

Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi mengoperasikan...

Gubernur BI Sebut 5 Tekanan Global yang Bisa Guncang Ekonomi Indonesia

Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengungkapkan...

Wamenag Dorong Madrasah Masuk Program Sekolah Garuda

Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini