31 C
Jakarta
Sabtu, Juli 11, 2026
BerandaKATA BERITAMEGAPOLITANResmi Dimulai, 109 Tiang Monorel Rasuna Said Dibongkar

Resmi Dimulai, 109 Tiang Monorel Rasuna Said Dibongkar

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai melakukan penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Tahap awal penataan ditandai dengan pembongkaran tiang-tiang monorel yang selama bertahun-tahun terbengkalai di sepanjang ruas jalan tersebut.

Kegiatan peletakan batu pertama penataan kawasan ini disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, didampingi Wakil Gubernur Rano Karno. Hadir pula Gubernur DKI Jakarta periode 1997–2007 Sutiyoso, perwakilan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebanyak 109 tiang monorel akan dibongkar, membentang dari sepanjang Jalan HR Rasuna Said hingga area depan Hotel Grand Melia. Seluruh proses pembongkaran ditargetkan selesai pada September 2026.

“Hari ini kami memulai penataan Jalan HR Rasuna Said dengan langkah awal memotong tiang-tiang monorel. Saya hadir bersama Pak Sutiyoso, Pak Wakil Gubernur, perwakilan Kejati, serta KPK,” ujar Pramono dikutip dari laman berita jakarta, Rabu (14/1).

Biaya yang dibutuhkan untuk pembongkaran tiang monorel diperkirakan mencapai Rp254 juta. Sementara itu, anggaran total penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said ditaksir mencapai sekitar Rp102 miliar.

Program penataan kawasan ini mencakup perbaikan infrastruktur jalan, drainase, taman, penerangan jalan umum, serta penataan jalur pedestrian. Melalui langkah tersebut, Pemprov DKI berharap kualitas kawasan meningkat dan kepadatan lalu lintas dapat berkurang.

“Saya yakin penataan ini akan membuat Jalan HR Rasuna Said menjadi lebih nyaman dan diharapkan dapat mengurangi kemacetan,” kata Pramono.

Pembongkaran tiang monorel mendapatkan dukungan hukum penuh dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Komisi Pemberantasan Korupsi. Untuk meminimalkan gangguan terhadap pengguna jalan, seluruh proses pekerjaan dijadwalkan berlangsung pada malam hari. Gubernur juga menginstruksikan Dinas Bina Marga dan Dinas Perhubungan agar memastikan tidak ada penutupan jalan sehingga arus lalu lintas tetap berjalan normal.

Terkait kepemilikan aset, Pemprov DKI telah berkoordinasi dengan PT Adhi Karya. Sebelumnya, Pemprov sempat meminta perusahaan tersebut untuk melakukan pembongkaran secara mandiri pada November lalu, namun hingga tenggat waktu berakhir, hal tersebut tidak terlaksana.

Meski pembongkaran kini ditangani oleh Pemprov DKI, Pramono menegaskan bahwa material besi hasil bongkaran akan diserahkan kembali kepada PT Adhi Karya.

Ke depan, penataan tiang monorel juga akan dilakukan di kawasan Senayan. Namun, tidak semua tiang akan dibongkar. Sebagian akan dipertahankan dan dimanfaatkan sebagai sarana komersial, seperti media reklame atau videotron.

“Untuk kawasan Senayan, ada tiang yang akan kami bongkar, tetapi ada juga yang akan dimanfaatkan untuk videotron dan reklame. Aset tersebut harus bisa memberikan nilai guna,” jelasnya.

Sementara itu, Sutiyoso menyampaikan apresiasinya atas langkah yang diambil Gubernur Pramono dalam menata kawasan Jalan HR Rasuna Said. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan pilihan yang tepat meski membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

“Kepastian inilah yang diberikan oleh Gubernur Pramono. Walaupun membutuhkan biaya, keputusan ini tetap harus diambil demi penataan kota,” ujar Sutiyoso yang akrab disapa Bang Yos.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung upaya Pemprov DKI dalam menjadikan kawasan Rasuna Said lebih tertata, nyaman, dan layak dinikmati oleh publik.

“Terima kasih kepada Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur, Kejati, dan KPK yang mendukung penertiban ini. Semoga hasilnya nanti bisa dinikmati bersama,” pungkasnya.

Baca Juga

Harga Ayam dan Telur Tertekan, Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Mulai 15 Juli

Jakarta - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan pemerintah...

Setelah 35 Tahun, Teater Koma Bawa Kembali Lakon Legendaris Rumah Sakit Jiwa

Jakarta - Teater Koma kembali menghadirkan salah satu karya...

OJK Beri Peringatan Keras, Pelaku Jasa Keuangan yang Rugikan Konsumen Bakal Ditindak

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan akan mengambil...

Jangan Kaget, Dishub DKI Kini Bisa Tegur Pengendara dari CCTV Jakarta Takeover

Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menghadirkan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini