30.2 C
Jakarta
Senin, Juni 22, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALWamendikdasmen: Jangan Sampai Teknologi Gantikan Peran Guru di Kelas

Wamendikdasmen: Jangan Sampai Teknologi Gantikan Peran Guru di Kelas

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menekankan pentingnya keseimbangan dalam penerapan digitalisasi di lingkungan sekolah. Pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar dinilai perlu dibarengi dengan metode pembelajaran konvensional agar tidak menghambat kreativitas maupun kesehatan mental peserta didik.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengatakan transformasi digital di dunia pendidikan tidak hanya sebatas menghadirkan perangkat teknologi modern, seperti interactive flat panel (IFP), ke ruang kelas. Menurutnya, penggunaan teknologi harus dilakukan secara bijak agar tetap mendukung perkembangan kognitif siswa.

Fajar mengingatkan bahwa kemajuan teknologi jangan sampai membuat siswa menjadi pasif ataupun mengurangi peran guru sebagai pengarah utama dalam proses pembelajaran.

“Jangan sampai murid kehilangan daya kreativitas dan guru kehilangan inovasinya. Jika hal itu terjadi, artinya teknologi telah menggantikan peran-peran pedagogis guru, dan itu merupakan sebuah musibah,” kata Fajar dalam acara yang digelar di BBPPMPV BOE Malang, Jawa Timur, Minggu (21/6).

Dilansir dari laman berita satu, ia menilai perkembangan teknologi yang begitu cepat turut menghadirkan berbagai tantangan baru di sektor pendidikan. Beberapa di antaranya adalah menurunnya kemampuan fokus belajar, meningkatnya tingkat kecemasan, hingga munculnya fenomena brain rot akibat penggunaan gawai secara berlebihan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kemendikdasmen mendorong penerapan transformasi pedagogis melalui pendekatan deep learning. Metode ini menempatkan pengalaman belajar siswa sebagai fokus utama dalam proses pendidikan sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.

Selain itu, Kemendikdasmen tetap mempertahankan kebiasaan menulis secara manual menggunakan buku tulis. Langkah ini dinilai penting untuk membantu mengembangkan kemampuan motorik halus sekaligus melatih kemampuan berpikir mendalam para siswa.

Implementasi kebijakan tersebut mulai memberikan dampak positif bagi para tenaga pendidik, salah satunya melalui program pelatihan digitalisasi pembelajaran yang diselenggarakan pemerintah.

Ari, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), Desain Komunikasi Visual, serta Informatika di SMK Industri Mojokerto, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru terkait pemanfaatan perangkat digital yang tersedia di sekolah.

“Hal barunya adalah optimalisasi fitur-fitur yang sebelumnya tersembunyi, seperti pengaturan manual untuk memaksimalkan kualitas kamera hingga resolusi 4K,” ungkap Ari.

Menurutnya, pelatihan tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis guru dalam memanfaatkan teknologi, tetapi juga mendorong budaya berbagi pengetahuan di lingkungan sekolah.

“Kami di sini hadir sebagai perwakilan sekolah. Tujuan utama dari bimbingan teknis ini adalah pengimbasan. Jadi, sepulang dari sini kami diharapkan bisa menularkan ilmu ini kepada guru-guru lain, minimal satu orang,” pungkasnya.

Kemendikdasmen menegaskan transformasi pendidikan yang sedang dijalankan bertumpu pada kolaborasi dan peningkatan kapasitas guru. Dengan demikian, teknologi di ruang kelas diharapkan berfungsi sebagai alat pendukung pembelajaran yang dimanfaatkan secara tepat, bijak, dan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Baca Juga

SIG Bidik Permukiman Padat, Beton MiniMix Kini Bisa Masuk Gang Sempit

Jakarta - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membidik...

Pramono Beberkan Rahasia Jakarta Jadi Kota Global yang Layak Huni

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memaparkan berbagai capaian pembangunan...

Polri Minta Tambahan Anggaran Rp66,1 Triliun untuk Kendaraan Listrik hingga Almatsus

Jakarta - Polri mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp66,1 triliun...

Tiongkok Terapkan Aturan Baru Kendaraan Listrik, Baterai Tak Boleh Lagi Meledak

Pemerintah Tiongkok akan mulai memberlakukan dua standar nasional wajib...

Tiga Hari Spesial HUT Jakarta, MRT Jakarta Hadirkan Tarif Rp1 bagi Penumpang

Jakarta - PT MRT Jakarta (Perseroda) mendukung kebijakan Pemerintah...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini