Jakarta – Kanker payudara tidak selalu berujung pada kondisi yang menakutkan apabila dapat diketahui sejak tahap awal. Kemajuan teknologi medis juga membuat peluang keberhasilan pengobatan semakin besar, terutama jika masyarakat aktif melakukan pemeriksaan dan deteksi dini.
Upaya meningkatkan kesadaran tersebut dilakukan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) bersama Pusat Rujukan Kanker Nasional RS Kanker Dharmais melalui kegiatan bakti sosial deteksi dini kanker payudara.
Kegiatan yang mengusung tema “Lindungi Perempuan Indonesia, Bersama Lawan Kanker Payudara Sejak Dini”tersebut digelar di halaman parkir Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (18/8).
Pemeriksaan ditujukan untuk membantu menemukan potensi kanker payudara lebih awal sekaligus menekan jumlah kasus yang baru diketahui ketika sudah memasuki stadium lanjut.
Dalam kegiatan tersebut, pemeriksaan dilakukan menggunakan Unit Mobil Mamografi, kendaraan layanan kesehatan yang dilengkapi perangkat mamografi digital. Mobil tersebut merupakan fasilitas hasil program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Pertamina dan dioperasikan secara berkeliling untuk mendekatkan layanan deteksi kanker payudara kepada masyarakat.
Mamografi merupakan pemeriksaan menggunakan sinar-X yang dapat membantu mendeteksi perubahan atau kelainan pada jaringan payudara sebelum gejalanya terlihat secara jelas. Pemeriksaan diawali dengan pemeriksaan klinis oleh dokter, kemudian dilanjutkan dengan pemindaian menggunakan perangkat mamografi.
Kehadiran layanan bergerak ini diharapkan dapat memperluas akses pemeriksaan bagi perempuan, terutama mereka yang memiliki keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan.
Mobil mamografi tersebut disebut sebagai satu-satunya layanan mamografi bergerak di Indonesia yang dilengkapi fasilitas pemeriksaan secara menyeluruh. Kendaraan ini juga dirancang ramah bagi penyandang disabilitas sehingga layanan deteksi dini dapat menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas.

