27.7 C
Jakarta
Selasa, Agustus 25, 2026
BerandaKATA BERITALINGKUNGAN HIDUP dan KEHUTANANKarhutla Kalimantan Makin Terungkap, 42 Perusahaan Masuk Daftar Dugaan Keterlibatan

Karhutla Kalimantan Makin Terungkap, 42 Perusahaan Masuk Daftar Dugaan Keterlibatan

Jakarta – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat mengungkapkan sekitar 42 perusahaan di Pulau Kalimantan diduga berkaitan dengan munculnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari puluhan perusahaan tersebut, belasan di antaranya disebut telah memiliki indikasi kuat melakukan pelanggaran.

Jumhur menyampaikan perkembangan tersebut setelah meninjau langsung penanganan karhutla di kawasan Jalan Kurnia, Landasan Ulin Barat, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (24/8).

“Kami baru saja meng-update ya di Kalimantan ini ada sekitar 42 perusahaan yang terlibat dalam munculnya kebakaran ini. Ini baru di Kalimantan, di Sumatera nanti sedang di-update datanya,” kata Jumhur.

Ia mengatakan, dugaan tindak pidana yang melibatkan individu maupun korporasi akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Kepolisian. Sementara itu, Kementerian Lingkungan Hidup memiliki kewenangan untuk menjatuhkan denda maupun sanksi administratif kepada perusahaan sesuai aturan yang berlaku.

Jumhur menegaskan sanksi terhadap perusahaan yang nantinya terbukti terlibat tidak hanya berupa pembayaran denda. Pemerintah juga akan menghitung potensi kerugian negara serta biaya yang dibutuhkan untuk memulihkan lingkungan akibat kebakaran.

“Untuk hukuman denda dan sanksi-sanksi lain kepada perusahaan itu memang kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup. Jadi kita nanti ada yang disebut dengan kerugian negara, ada juga yang kita sebut dengan biaya pemulihan,” ujarnya.

Menurut Jumhur, penegakan hukum yang tegas diperlukan agar perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran mendapatkan efek jera. Ia berharap langkah tersebut dapat mencegah terjadinya kembali pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.

Pemerintah juga terus memperbarui data terkait perusahaan yang diduga memiliki keterkaitan dengan karhutla. Jumlah yang disampaikan untuk wilayah Kalimantan tersebut, kata Jumhur, belum mencakup perkembangan penanganan kasus di Sumatera.

Selain melakukan peninjauan terhadap penanganan karhutla, Jumhur turut menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak kabut asap di sekitar lokasi.

Bantuan yang diberikan mencakup vitamin kesehatan, masker, makanan, serta sejumlah kebutuhan lainnya. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap, terutama terhadap kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

Baca Juga

Dokumen Hilang Akibat Gempa NTT? Kemendagri Pastikan Penggantian Gratis

Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan warga terdampak...

Ada Penerima MBG Belum Punya Rumah, BGN Gandeng Kementerian PKP Cari Solusi

Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menemui...

AS Pasang Tarif Udang, Indonesia Justru Punya Keunggulan Dibanding India dan Vietnam

Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melihat peluang...

Jakarta Kirim Bantuan Rp5,85 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Ini Isinya

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengirimkan bantuan kemanusiaan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini