30.5 C
Jakarta
Senin, Maret 9, 2026
BerandaKATA BERITABangun Sinergi Pengendalian Pembangunan Ekosistem Pulau dan Kepulauan di Bali dan Nusa...

Bangun Sinergi Pengendalian Pembangunan Ekosistem Pulau dan Kepulauan di Bali dan Nusa Tenggara

Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali dan Nusa Tenggara (P3E Bali Nusra) menggelar kegiatan Rapat Kerja (Raker) Ekoregion Bali Nusra di Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 24-25 Juli 2023. Raker ini mengangkat tema “Membangun Sinergi Pengendalian Pembangunan Ekosistem Pulau/Kepulauan di Wilayah Ekoregion Bali dan Nusa Tenggara”.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Bambang Hendroyono menyampaikan keynote speech “Penerapan Transglobal Leadership Dalam Pembangunan Ekosistem Pulau/Kepulauan di Ekoregion Bali dan Nusa Tenggara”. Bambang mengatakan sosok pemimpin transglobal menjadi salah satu kunci tercapainya pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan yang berkelanjutan.

Pola kepemimpinan transglobal, dijelaskan Bambang, lahir sebagai akibat kompleksitas permasalahan yang dihadapi oleh seorang pemimpin di era global. Kepemimpinan transglobal dibangun dan dibentuk berdasarkan beberapa elemen kecerdasan yaitu Kecerdasan Kognitif, Kecerdasan Moral, Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Budaya, Kecerdasan Bisnis, dan Global Intelegensia.

“Keenam kecerdasasan Kepemimpinan Transgologal ini dapat didayagunakan dalam pengelolaan landscape – seascape terpadu untuk mewujudkan pembangunan antara lain pengelolaan sumber daya alam, serta tata ruang secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan hidup,” ungkapnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Bambang Hendroyono menyampaikan keynote speech “Penerapan Transglobal Leadership Dalam Pembangunan Ekosistem Pulau/Kepulauan di Ekoregion Bali dan Nusa Tenggara” dalam Rapat Kerja Ekoregion Bali Nusa Tenggara di Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (25/07/2023) (katafoto/HO/humasKLHK)

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan terima kasih kepada KLHK atas dukungan kebijakan dan program untuk Provinsi NTB, termasuk penyelenggaraan Raker yang dilaksanakan di Senggigi, Lombok Barat, NTB.

Selanjutnya, Rohmi juga menyampaikan bahwa progres capaian pembangunan LHK di NTB cukup signifikan, khususnya untuk kegiatan penanaman, konservasi, serta pengelolaan sampah dan limbah.

“Kami selaku pemerintah daerah tetap memohon dukungan KLHK untuk proses pembangunan yang berkelanjutan di NTB,” ujar Rohmi saat membuka secara resmi Raker Ekoregion Bali dan Nusa Tenggara.

Berdasarkan siaran pers yang kami terima, sebelumnya dilakukan juga pelepasliaran burung sebanyak 160 ekor yang terdiri dari jenis Kepudang Kudak Hitam 10 ekor, Kacamata Laut 60 ekor, Jalak Kebo 15 ekor, Perkutut Loreng 55 ekor, dan Pipit Zebra 20 ekor yang jenis burung tersebut tidak dilindungi dan daerah sebarannya di NTB.

Raker dihadiri oleh peserta dari Eselon II Pusat KLHK, Kepala Badan/Dinas Provinsi yang membidangi Perencanaan, Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta seluruh Kepala UPT KLHK di Pulau Bali dan Nusa Tenggara.

Baca Juga

Mengejutkan, Ternyata 206 Lapangan Padel di Jakarta Kena Sanksi Administratif

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjatuhkan sanksi...

Konflik Global Memanas, Pemprov DKI Antisipasi Lonjakan Harga

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyoroti potensi...

Indosat Gandeng Ericsson, Hadirkan Layanan Digital Lebih Cepat untuk 100 Juta Pelanggan

Jakarta - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Ericsson (NASDAQ:...

Punya THR? Begini Cara Cerdas Mengubahnya Jadi Investasi Emas

Jakarta - Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pekerja...

Digerebek Pemprov Riau, Tambang Galian C di Kampar Disegel

Riau - Pemerintah Provinsi Riau melalui Tim Teknis Pengawasan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini