Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggandeng platform YouTube dalam sebuah kolaborasi strategis guna memperkuat bidang pendidikan, kesehatan mental, serta literasi media digital.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi kerja sama tersebut dan berharap kolaborasi ini mampu menghadirkan dampak nyata bagi perkembangan pendidikan, kesehatan, serta ekosistem digital di Indonesia.
“Kami sungguh-sungguh sangat berterima kasih. Tadi saya menanyakan apakah betul ini kerja sama pertama kali di dunia antara YouTube dengan provinsi. Kalau YouTube dengan negara pasti sudah ada. Dan ternyata betul,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (29/1).
Pramono menjelaskan, salah satu implementasi awal dari kolaborasi ini adalah peluncuran program pembelajaran digital di SMK Negeri 27 Jakarta pada pagi hari. Selain itu, siswa juga mendapatkan pembekalan terkait kesehatan mental serta penguatan karakter.
“Tentunya yang paling penting adalah program untuk pelatihan membuat konten edukasi yang tadi juga sudah dipraktikkan di SMK Negeri 27 Jakarta,” katanya dikutip dari laman berita jakarta.
Sementara itu, Kepala Hubungan Pemerintahan dan Kebijakan Publik YouTube Indonesia dan Asia Tenggara, Danny Ardianto, menyampaikan bahwa kerja sama ini tidak hanya melibatkan Pemprov DKI Jakarta, tetapi juga akademisi, pakar kesehatan mental, ahli kesejahteraan digital, serta kalangan remaja.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui peluncuran program AKSI (Anak dan Keluarga Sigap Digital), yang bertujuan memberdayakan keluarga Indonesia agar mampu beraktivitas di internet secara aman, bertanggung jawab, dan produktif.
“Jadi, kami berharap dengan membekali komunitas sekolah, kreator, dan keluarga dengan perangkat dan pelatihan kelas dunia, program ini bisa melindungi anak dan remaja, dan membantu mereka berkembang di dunia digital,” jelasnya.
Danny menambahkan, YouTube menargetkan pemberian pembekalan isu kesehatan mental kepada sekitar 2.500 guru dan remaja di Jakarta. Ia menegaskan, seluruh program yang dijalankan sejalan dengan visi dan misi Pemprov DKI Jakarta.
“Ini adalah bagian natural dari kami untuk terus mengembangkan ekosistem itu dengan pendidik yang sangat luas yang ada di Jakarta, kemudian juga ekosistem yang sangat positif,” tandasnya.

