Jakarta – Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi relawan kemanusiaan akhirnya tiba kembali di Tanah Air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (24/5). Kepulangan mereka disambut penuh haru dan mendapat pendampingan dari Kementerian Luar Negeri bersama Koordinator Global Peace Convoy.
Rombongan tersebut terdiri dari jurnalis serta pegiat kemanusiaan, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo TV, Rahendro Herubowo, Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat, Herman Budianto Sudarno dan Ronggo Wirosanu dari Dompet Dhuafa, serta Hendro Prasetyo dan Asad Aras Muhammad dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).
Sebelumnya, mereka sempat diamankan oleh pasukan Israel ketika menjalankan misi kemanusiaan menggunakan kapal yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) bersama organisasi Global Peace Convoy Indonesia.
Menteri Luar Negeri Sugiono yang hadir menyambut kepulangan para relawan didampingi Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A.K. Al-Sattari. Dalam kesempatan itu, Menlu Sugiono menyampaikan rasa syukur karena seluruh WNI berhasil kembali dengan selamat setelah melalui proses koordinasi dan negosiasi diplomatik.
Sementara itu, Pengurus Pusat Pewarta Foto Indonesia (PFI) turut menyampaikan apresiasi dan rasa syukur kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pembebasan pewarta foto Thoudy Badai. PFI menilai kerja sama berbagai pihak menjadi faktor penting dalam memastikan keselamatan relawan dan jurnalis Indonesia yang menjalankan misi kemanusiaan tersebut.

