26.7 C
Jakarta
Kamis, Februari 19, 2026
BerandaKATA EKBISENERGIPLN Berhasil Memanfaatkan 1,4 Juta Ton FABA di PLTU

PLN Berhasil Memanfaatkan 1,4 Juta Ton FABA di PLTU

Jakarta – PT PLN (Persero) berhasil memanfaatkan 1.450.840 ton Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) atau abu sisa proses pembakaran batu bara pada Semester I 2024. FABA tersebut dimanfaatkan pada 47 unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang tersebar di seluruh tanah air.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pemanfaatan FABA ini merupakan wujud dari penerapan prinsip Enviroment, Sustainability and Governance (ESG). Pemanfaatan FABA tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong perekonomian masyarakat.

“Melalui FABA, kehadiran pembangkit PLN tak hanya bisa menjadi sumber listrik, tetapi juga mampu sebagai bahan dasar yang menjaga dan melestarikan lingkungan serta menggerakkan roda ekonomi di masyarakat,” ungkap Darmawan dikutip dari keterangan tertulis.

PLN Berhasil Memanfaatkan 1,4 Juta Ton FABA di PLTU
Fly Ash Bottom Ash (FABA) hasil pembakaran batu bara di PLTU PLN yang dimanfaatkan sebagai bahan campuran pembuatan konstruksi dan nbsp, bahan dan nbsp, bangunan. (katafoto/HO/PLN)

Kini FABA bisa dimanfaatkan masyarakat menjadi subgrade stabilisasi timbunan pilihan, subtitusi bahan baku semen, ready mix, material pencegah air asam tambang, paving, pembuatan batako, kansteen, u ditch, pupuk, tetrapod, jalan beton, media tanam dan lainnya.

”FABA dulu dipandang sebagai limbah yang tidak ada nilai ekonominya. Tapi PLN berhasil melakukan inovasi dan mengubahnya menjadi produk yang kaya manfaat dalam menunjang pembangunan infrastruktur nasional,” ujar Darmawan.

Darmawan mengatakan pemanfaatan FABA, di antaranya mampu meningkatkan kebasaan (pH) tanah, mencegah abrasi di daerah pesisir pantai, menjadi pupuk tanaman, bahan campuran beton, bahan pengeras jalan, hingga pembuatan batako yang kini digunakan untuk pembangunan gardu distribusi.

PLN Group mencatat pemanfaatan FABA terus mengalami peningkatan sejak FABA ditetapkan sebagai Limbah Non B3, pemanfaatan tertinggi terjadi pada tahun 2023 sebesar 3,716 jt ton atau 123% dari produksi FABA 2023, sehingga dapat mengurangi jumlah FABA yang tersimpan di ashyard.

Pemanfaatan FABA mengacu pada Dokumen Rincian Teknis yang terintegrasi dalam Persetujuan Lingkungan PLTU.

FABA kini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas dan PLN membuka kesempatan kepada semua kalangan yang ingin memanfaatkan FABA menjadi produk bernilai guna tinggi baik sebagai campuran dalam industri konstruksi maupun infrastruktur.

“PLN terbuka kepada masyarakat jika ingin berpartisipasi dalam memanfaatkan FABA. karena merupakan material yang aman sehingga dapat diolah dan memberikan banyak manfaat,” ucap Darmawan.

Baca Juga

Cianjur Jadi Andalan Baru Pasokan Pangan Jakarta, Ini Kesepakatannya

Cianjur - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bersama...

Monsun Asia Menguat BMKG Ungkap Cuaca Ekstrem 15–21 Februari

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta...

Sambut Ramadan, Warga Babakan Keramas Bareng di Sungai Cisadane

Tangerang - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, ratusan warga...

143 Juta Orang Diprediksi Mudik 2026, Jawa Tengah Jadi Tujuan Favorit

Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Ditjen...

BRIN Temukan 51 Spesies Baru, KOBI Satukan Data Keanekaragaman Hayati

Yogyakarta - Sepanjang 2025, peneliti dari Pusat Riset Biosistematika...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini