30.4 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026
BerandaFOTORapat Kerja Komisi I DPR Bahas Serangan Ransomware

Rapat Kerja Komisi I DPR Bahas Serangan Ransomware

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR membahas insiden peretasan Pusat Data Nasional (PDN) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/6/2024). (katafoto/str)
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dan Kepala BSSN Hinsa Siburian saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR membahas insiden peretasan Pusat Data Nasional (PDN) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/6/2024). (katafoto/str)
Kepala BSSN Hinsa Siburian saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR membahas insiden peretasan Pusat Data Nasional (PDN) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/6/2024). (katafoto/str)
Kepala BSSN Hinsa Siburian saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR membahas insiden peretasan Pusat Data Nasional (PDN) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/6/2024). (katafoto/str)
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dan Kepala BSSN Hinsa Siburian saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR membahas insiden peretasan Pusat Data Nasional (PDN) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/6/2024). (katafoto/str)
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dan Kepala BSSN Hinsa Siburian saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR membahas insiden peretasan Pusat Data Nasional (PDN) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/6/2024). (katafoto/str)

 

Rapat Kerja Komisi I DPR digelar untuk mendengarkan penjelasan mengenai perkembangan penanganan gangguan PDNS yang telah dilumpuhkan hacker (peretas) dan berdampak pada 210 instansi pemerintah dan layanan publik berbasis digital terganggu. Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR RI meminta Kominfo dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) membentuk satuan tugas (satgas) nasional perlindungan keamanan siber Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) untuk mencegah serangan siber di masa depan.

Komisi I juga meminta Kominfo dan BSSN membentuk crisis center terpadu yang berfungsi sebagai pusat bantuan (helpdesk) dan memberikan informasi berkala mengenai perkembangan penanganan dan pemulihan sistem pelayanan publik yang terdampak serangan ransomware.

Menkominfo mengatakan dalam jangka panjang, KSO dan auditor independen akan melakukan audit keamanan PDNS 1 dan 2 oleh pihak ketiga yang independen sesuai sistem manajemen keamanan informasi atau SMKI. Serta mengimplementasikan hasil audit, yang diharapkan selesai pada akhir November 2024.

Baca Juga

Kapal Ilegal Disulap Jadi Aset, KKP Manfaatkan Hasil Tangkapan untuk Nelayan

Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan mengoptimalkan...

Tarif AS Naik dan Konflik Memanas, Mengapa Indonesia Justru Diuntungkan?

Ketegangan geopolitik global kembali memanas, dipicu oleh meningkatnya hubungan...

Polisi dan TNI Kompak, Tambang Emas Ilegal di Hulu Kuantan Disikat

Hulu Kuantan - Upaya penegakan hukum terhadap aktivitas Penambangan...

Kemenag Buka Suara, Isu Pengambilalihan Dana Masjid Itu Tidak Benar

Jakarta - Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP)...

Warga Jakarta Jangan Panik, Stok LPG Dijamin Aman Meski Harga Naik

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini