28.1 C
Jakarta
Jumat, Juli 24, 2026
BerandaKATA EKBISKEUANGANBI Sebut dalam 4 Hari Modal Asing Keluar hingga Rp 8,81 Triliun

BI Sebut dalam 4 Hari Modal Asing Keluar hingga Rp 8,81 Triliun

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat adanya aliran modal asing keluar (capital outflow) sebesar Rp 8,81 triliun selama periode 16-19 Desember 2024. Mayoritas modal tersebut mengalir keluar melalui pasar Surat Berharga Negara (SBN).

Menurut Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dari total aliran modal keluar, sebesar Rp 4,43 triliun berasal dari SBN, sementara pasar saham mencatat aliran keluar sebesar Rp 3,67 triliun. Selain itu, instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) juga mengalami aliran keluar sebesar Rp 710 miliar.

“Data transaksi menunjukkan bahwa dalam periode 16-19 Desember 2024, nonresiden mencatatkan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 8,81 triliun. Rinciannya adalah penjualan bersih Rp 3,67 triliun di pasar saham, Rp 4,43 triliun di pasar SBN, dan Rp 710 miliar di SRBI,” ujar Ramdan dikutip dari laman beritasatu pada Minggu (22/12)

Secara keseluruhan, dari 1 Januari hingga 19 Desember 2024, nonresiden masih mencatatkan pembelian bersih (net buy) pada beberapa instrumen. Di pasar saham, pembelian bersih mencapai Rp 17,45 triliun, sementara di pasar SBN sebesar Rp 37,81 triliun. Instrumen SRBI mencatatkan pembelian bersih tertinggi, yaitu Rp 171,97 triliun.

Jika dilihat lebih spesifik pada semester II 2024, nonresiden mencatat pembelian bersih sebesar Rp 17,1 triliun di pasar saham, Rp 71,77 triliun di SBN, dan Rp 41,62 triliun pada SRBI.

Untuk menghadapi dinamika aliran modal asing, BI terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan otoritas terkait. Strategi bauran kebijakan juga dioptimalkan guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“BI berkomitmen untuk mendukung ketahanan ekonomi Indonesia, meskipun terdapat tantangan dari aliran modal asing yang fluktuatif,” tambah Ramdan.

Dengan koordinasi yang intensif dan penguatan kebijakan, BI berharap dapat mengatasi tantangan global dan menjaga stabilitas pasar keuangan domestik.

Baca Juga

Kemenag Catat 725 Ribu Titik Ikut Gerakan Indonesia Berkiblat

Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas...

Indonesia Resmi Jadi Negara Pendiri Organisasi AI Dunia WAICO

Indonesia resmi bergabung sebagai salah satu dari 29 negara...

Harga Sayuran Naik Akibat Kekeringan, Pemprov DKI Siapkan Langkah Penanganan

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat...

Indonesia Bisa Untung dari Persaingan AS-Tiongkok, Sektor Ini Jadi Kuncinya

Jakarta - Persaingan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok...

Hobi Scrolling HP Berjam-jam? Bahaya Sebenarnya Ada pada Kebiasaan Ini

Yogyakarta - Maraknya tren olahraga di kalangan anak muda...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini