33.3 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALAkses Digital untuk Pendidikan: Dua Sekolah Rakyat di DIY Terhubung Internet

Akses Digital untuk Pendidikan: Dua Sekolah Rakyat di DIY Terhubung Internet

Yogyakarta – Dua Sekolah Rakyat (SR) jenjang menengah atas di Daerah Istimewa Yogyakarta, yakni SR 19 Kabupaten Bantul dan SR 20 Kabupaten Sleman, kini telah terhubung dengan layanan internet berkecepatan tinggi. Bantuan ini diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) sebagai bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa tugas utama Kemkomdigi adalah menjamin tersedianya infrastruktur digital di berbagai wilayah, termasuk di lembaga pendidikan seperti sekolah rakyat.

“Tugas kami yang pertama adalah memastikan infrastruktur digital tersedia, termasuk koneksi internet yang cepat dan stabil di sekolah rakyat. Kedua, kami juga bertanggung jawab untuk menyampaikan komunikasi publik yang efektif,” ujar Meutya dalam acara penyerahan bantuan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Sleman, Yogyakarta, Sabtu (28/6).

Akses Digital untuk Pendidikan: Dua Sekolah Rakyat di DIY Terhubung Internet
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, Direktur Jenderal Infrastruktur Digital, Wayan Toni Supriyanto secara seimbolis menyerahkan bantuan kepada dua perwakilan guru Sekolah Rakyat disaksikan Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Sleman, Yogyakarta, Sabtu (28/6/2025). (katafoto/HO/Humas Kemkomdigi)

Dengan bantuan ini, kedua sekolah tersebut akan segera mengaktifkan kegiatan belajar-mengajar secara daring. SR Sleman kini dilengkapi layanan internet berkecepatan 100 Mbps untuk mendukung 75 siswa dari tiga kelompok belajar. Sementara itu, SR Bantul menerima koneksi sebesar 200 Mbps yang akan melayani 200 siswa dari lima wilayah kabupaten/kota di DIY.

Penyerahan bantuan internet cepat ini diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico, sebagai wujud sinergi lintas kementerian dalam mendukung sistem pendidikan inklusif berbasis digital.

“Program Sekolah Rakyat merupakan amanah Presiden yang melibatkan seluruh unsur pemerintah, mulai dari kementerian/lembaga hingga pemerintah daerah,” jelas Meutya.

Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Kemkomdigi dalam mendorong akses pendidikan berbasis teknologi, terutama bagi anak-anak dari kelompok rentan. Upaya ini juga sejalan dengan agenda besar transformasi digital nasional.

Rencananya, Presiden Prabowo akan secara resmi meluncurkan Program Sekolah Rakyat pada 14 Juli 2025, sebagai langkah nyata dalam strategi pembangunan manusia yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga

Unik, Warga Desa Pesanggrahan Bayar PBB Pakai Bambu, Hasilnya Fantastis

Cilacap - Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atas...

Saat Industri Melemah, SIG Malah Tumbuh! Ini Kuncinya

Jakarta - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengambil...

Stunting Masih Tinggi, Plan Indonesia Soroti Program Makan Bergizi Gratis

Jakarta - Plan Indonesia menilai pelaksanaan program makan bergizi...

Pemprov Riau Ancam Sanksi Sekolah yang Gelar Perpisahan di Hotel

Riau - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pendidikan...

Tak Lagi Nol Persen, Ini Skema Pajak Baru untuk Mobil Listrik

Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri menetapkan aturan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini