30.1 C
Jakarta
Rabu, Desember 17, 2025
BerandaKATA BERITANASIONALDPR Sahkan Revisi UU Haji, Muncul Wacana Pembentukan Kementerian Baru

DPR Sahkan Revisi UU Haji, Muncul Wacana Pembentukan Kementerian Baru

Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menilai pengesahan revisi Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019 mengenai Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah berpotensi membawa konsekuensi penting dalam tata kelola pemerintahan, termasuk kemungkinan lahirnya kementerian baru.

Hal tersebut ia sampaikan sebelum mengikuti Rapat Paripurna DPR RI Ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (26/8).

“Kalau melihat dari substansi revisi undang-undang itu, konsekuensinya bisa ada kementerian baru. Namun, kami serahkan sepenuhnya kepada pemerintah bagaimana mengaturnya, apakah ada penambahan, pengurangan, atau penggabungan kementerian. Itu domain pemerintah,” ujar Dasco dikutip Parlementaria.

Ia menegaskan, DPR hanya menjalankan fungsi legislasi dengan merampungkan revisi UU, sedangkan pelaksanaan teknis berada di ranah eksekutif. Artinya, keputusan terkait struktur kementerian, termasuk pembentukan Kementerian Haji dan Umrah, sepenuhnya berada di tangan pemerintah.

Dalam rapat paripurna tersebut, DPR resmi mengesahkan revisi UU Haji dan Umrah yang mengubah status Badan Penyelenggara (BP) Haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah.

Awalnya, Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, menyampaikan laporan terkait substansi revisi UU yang diarahkan untuk memperkuat tata kelola penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Setelah laporan dipaparkan, pimpinan rapat Cucun Ahmad Syamsurijal meminta persetujuan dari seluruh fraksi.

“Tibalah saatnya. Kami minta persetujuan fraksi-fraksi, apakah RUU tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah dapat disahkan menjadi UU?” tanya Cucun. Pertanyaan itu langsung dijawab serempak dengan kata “Setuju” oleh seluruh anggota dewan, disertai ketukan palu sebagai tanda pengesahan.

Rapat paripurna ini juga dihadiri perwakilan pemerintah, di antaranya Menteri Agama Nasaruddin Umar serta Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas. Pada kesempatan itu, Menkumham menyampaikan pandangan akhir pemerintah atas revisi UU yang baru disahkan.

Baca Juga

Proyek Panas Bumi PGE Makin Ngebut, Lahendong 7–8 Selangkah Lagi Beroperasi

Jakarta - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX:...

Transit Makin Nyaman, NEO+ Airport Jakarta Hadirkan Kamar Suite Eksklusif

Tangerang - NEO+ Airport Jakarta, hotel transit berkonsep modern...

Setengah Abad Bersama Peternak Sapi Perah, Nestlé Indonesia Dorong Industri Susu Berkelanjutan

Jakarta - Nestlé Indonesia menandai 50 tahun kemitraan berkelanjutan...

Generasi Z Wajib Tahu, Easycash Rilis Modul Mengelola Utang hingga Cegah Pinjol Ilegal

Jakarta - PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) menunjukkan komitmennya...

Pameran Foto Jejak Urban Ungkap Cerita di Balik Kehidupan Banten

Tangerang - Pewarta Foto Indonesia (PFI) Tangerang resmi membuka...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini