29.7 C
Jakarta
Jumat, Mei 1, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHTak Lagi Timbun Sampah, Pontianak Mulai Tinggalkan Open Dumping

Tak Lagi Timbun Sampah, Pontianak Mulai Tinggalkan Open Dumping

Pontianak – Pemerintah Kota Pontianak mulai melakukan transformasi besar dalam pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Batulayang. Sistem lama berupa open dumping secara bertahap ditinggalkan dan digantikan dengan metode yang lebih ramah lingkungan melalui sanitary landfill dan controlled landfill.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut atas arahan Menteri Lingkungan Hidup saat berkunjung ke Pontianak pada Juni 2025. Dalam kunjungan tersebut, pemerintah pusat meminta agar praktik open dumping dihentikan karena tidak lagi sesuai dengan prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan.

“Sesuai saran dari Menteri Lingkungan Hidup pada saat datang bulan Juni 2025 di sini, beliau minta supaya TPA yang open dumping ini ditutup. Sekarang kita sudah mulai tutup,” ujarnya saat meninjau TPA Batulayang, Rabu (29/4).

Ia mengungkapkan, fasilitas sanitary landfill dan controlled landfill di kawasan TPA Batulayang kini telah rampung dibangun. Area baru seluas sekitar 4,5 hektare tersebut mulai difungsikan untuk menggantikan sistem lama.

Sementara itu, area lama yang sebelumnya digunakan dengan metode open dumping akan ditutup menggunakan terpal dan lapisan tanah. Setelah itu, kawasan tersebut akan direhabilitasi, termasuk dengan penanaman pohon buah sebagai bagian dari pemulihan lingkungan.

Perbedaan utama antara kedua sistem terletak pada cara pengelolaan sampah. Open dumping hanya menimbun sampah tanpa perlakuan khusus, sedangkan sanitary landfill menerapkan sistem pengelolaan yang lebih terkontrol guna mencegah pencemaran lingkungan.

Dalam penerapan sanitary landfill, lapisan dasar terlebih dahulu dilengkapi material kedap air seperti geotextile sebelum sampah ditimbun. Selain itu, dipasang jaringan pipa di bagian dasar dan lapisan sampah untuk menangkap gas metana serta menyalurkan air lindi ke instalasi pengolahan.

“Air lindinya masuk ke pengolahan, ke IPAL, sehingga sampahnya tidak mencemari lingkungan,” jelasnya.

Air lindi—cairan limbah dari timbunan sampah—akan diolah melalui Instalasi Pengolahan Air Lindi (IPAL) sebelum dilepas ke lingkungan atau dimanfaatkan kembali, misalnya untuk mencuci kendaraan operasional dan menyiram tanaman. Pemerintah Kota Pontianak juga berencana melakukan uji laboratorium secara berkala terhadap hasil olahan tersebut.

Selain pengolahan air lindi, sistem baru ini juga memperhatikan pengendalian gas metana dan kualitas udara di sekitar TPA. Pengujian kualitas udara ambien akan dilakukan baik di dalam area maupun di kawasan sekitar TPA Batulayang.

Edi menambahkan, penerapan sanitary landfill ini menjadi tahap awal menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih terpadu. Pemerintah Kota Pontianak saat ini juga menunggu realisasi pembangunan pusat pengelolaan sampah terpadu melalui program Local Service Delivery Improvement Project dari Kementerian Dalam Negeri.

“Insyaallah kalau itu jadi, masalah sampah di Kota Pontianak bisa teratasi,” ujarnya.

Ke depan, pemerintah menargetkan hanya sampah residu atau sisa akhir yang tidak dapat diolah lagi yang akan dibuang ke TPA Batulayang. Dengan demikian, volume sampah dapat ditekan secara signifikan.

“Harapan kita 2029 sudah mulai berjalan pusat pengelolaan sampah terpadu. Jadi nanti yang dibuang ke sini hanya residu saja. Kalau sekarang masih sekitar 450 ton per hari, nanti bisa di bawah 100 ton per hari,” ungkapnya.

Baca Juga

Roblox Terapkan Verifikasi Usia dan Pembatasan Fitur untuk Anak

Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid,...

Ekonomi Digenjot, Bea Masuk LPG dan Plastik Dipangkas Jadi Nol Persen

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres)...

Peran Ayah Disorot, GATI Solusi Atasi Krisis Keluarga?

Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama...

Air Bersih untuk Warga, Jakarta Siapkan Instalasi Pengolahan Raksasa

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Kementerian...

UIN Mana Terbaik, Ini Daftar 10 Kampus Islam Versi Webometrics

Jakarta - Lembaga pemeringkatan global Webometrics kembali merilis daftar...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini