27.4 C
Jakarta
Rabu, Mei 6, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHDua Anak Harimau Sumatera Lahir dari Kisah Cinta Sinta dan Kyai Batua

Dua Anak Harimau Sumatera Lahir dari Kisah Cinta Sinta dan Kyai Batua

Lampung – Dua anak Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) telah lahir dalam konservasi satwa liar di Lembaga Konservasi (LK) Taman Satwa Lembah Hijau, Lampung.

Kelahiran tersebut merupakan hasil perkawinan antara individu jantan (id. Kyai Batua) dan betina (id. Sinta) hasil penyelamatan akibat konflik dengan manusia dan jerat pemburu liar. Keberhasilan ini menjadi catatan penting sebagai kelahiran pertama Harimau Sumatera secara ex situ di Provinsi Lampung.

Kisah Kyai Batua dan Sinta, Korban Jerat yang Selamat

Kyai Batua sebelumnya diselamatkan oleh tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan pada 2-4 Juli 2019 di Dusun Baru Ampar, Pekon Sukamarga, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat. Ia ditemukan dalam kondisi terjerat. Akibat luka serius pada kaki depan kanan, Kyai Batua harus menjalani tindakan amputasi pada 5 Juli 2019.

Sementara itu, Sinta merupakan individu Harimau Sumatera yang diselamatkan dari Provinsi Bengkulu pada Desember 2024 dengan kondisi cedera berat akibat jerat. Pada saat proses evakuasi, ditemukan cacat pada kaki belakang kanan.

Perkawinan Berdasarkan Program Global

Perkawinan tersebut dilaksanakan berdasarkan rekomendasi program Global Species Management Plan (GSMP) fase III dan IV Tahun 2024/2025 yang dikoordinasikan bersama Persatuan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI). Dalam studbook Harimau Sumatera, Kyai Batua tercatat dengan nomor SB ID 1886 dan Sinta dengan nomor SB ID 1998. Pada usia tiga bulan kini, kedua anak harimau tumbuh dan berkembang dengan baik.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung, Agung Nugroho, mengapresiasi atas sinergi yang telah terjalin.

“Kami memberikan apresiasi atas keberhasilan LK Taman Satwa Lembah Hijau dalam mendukung program konservasi Harimau Sumatera. Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi yang solid antara pemerintah, lembaga konservasi, serta parapihak yang terlibat,” ujarnya dikutip dalam keterangan tertulis Kemenhut.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam upaya perlindungan satwa liar, khususnya dalam penanggulangan ancaman jerat dan perburuan ilegal yang masih terjadi.

Komisaris Utama Lembaga Konservasi Taman Satwa PT. Lembah Hijau menyampaikan bahwa capaian ini merupakan wujud komitmen lembaga dalam mendukung pelestarian satwa dilindungi.

“Keberhasilan kelahiran ini menjadi bukti bahwa satwa hasil penyelamatan tetap memiliki potensi untuk berkembang biak secara optimal dalam pengelolaan yang tepat. Hal ini sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan populasi Harimau Sumatera,” ujarnya.

Baca Juga

Dulu Terpapar Radikalisme, Kini Eks Napiter Punya Profesi Baru

Banten - Sebanyak 20 mantan narapidana kasus terorisme (napiter)...

OnePlus dan Realme Dikabarkan Melebur, Samsung di Puncak

Samsung kembali menguasai pasar smartphone global usai merilis seri...

Kabar Gembira! Taman Safari Prigen Catat Kelahiran 3 Harimau Benggala

Jakarta - Taman Safari Indonesia II Prigen mencatat kelahiran...

Gubernur Jateng Buka Suara Soal Pajak Mobil Listrik, Belum Final

Semarang - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan bahwa...

Rahasia Investasi Emas Anti Rugi, Cocok untuk Pemula

Dinamika ekonomi yang terus berubah dan harga kebutuhan cenderung...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini