28 C
Jakarta
Senin, Juni 15, 2026
BerandaKATA BERITAMEGAPOLITANJakarta Resmi Operasikan Truk Sampah Listrik, Bebas Emisi dan Ramah Lingkungan

Jakarta Resmi Operasikan Truk Sampah Listrik, Bebas Emisi dan Ramah Lingkungan

Jakarta – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta resmi mengoperasikan truk sampah listrik tipe compactor berkapasitas enam meter kubik. Truk ini sepenuhnya menggunakan tenaga listrik dan bebas dari emisi, menjadikannya solusi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

Dengan sistem plug-in dan kemampuan memadatkan sampah secara otomatis, truk ini juga beroperasi dengan tingkat kebisingan yang sangat rendah. Kehadiran armada ini menjadikan Jakarta sebagai salah satu daerah pionir dalam pemanfaatan kendaraan listrik untuk pengelolaan sampah.

Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengadakan lima unit truk compactor listrik sepanjang tahun ini. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi mengurangi emisi karbon dan polusi udara dari sektor transportasi, khususnya kendaraan pengangkut sampah.

“Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen kami dalam menekan pencemaran udara. Tahun ini, kami menghadirkan lima unit truk listrik compactor, lengkap dengan perangkat pengisian daya, dengan kapasitas enam hingga tujuh meter kubik,” ujar Asep dikutip dalam laman berita jakarta, pada Senin (14/4).

Menurutnya, kendaraan ini telah dirancang dengan spesifikasi teknis yang matang untuk mendukung kegiatan operasional pengangkutan sampah di Jakarta. Truk memiliki dimensi panjang 3.300 mm, lebar 1.700 mm, tinggi 1.950 mm, dan bobot kosong sekitar 1.700 kilogram. Sumber dayanya berasal dari listrik 1,5 kW, 3 phase, dan dilengkapi fitur seperti panel kendali digital, saklar pengaman, serta sistem kontrol hidrolik demi menjamin keamanan dan efisiensi kerja.

Pengadaan truk ini juga menjadi bagian dari program peremajaan armada DLH, yang mulai mengganti kendaraan berbahan bakar fosil dengan kendaraan berbasis listrik. Ini adalah langkah menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Truk listrik ini akan mengangkut sampah menuju RDF Plant Rorotan bersama armada lainnya. Ke depan, jumlahnya akan terus bertambah,” jelas Asep.

Sebagai pendukung, DLH juga akan membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sejumlah titik strategis, termasuk pool truk DLH, RDF Plant Rorotan, dan TPST Bantar Gebang. Sistem pengisian dayanya menggunakan teknologi super fast charging yang memungkinkan pengisian penuh dalam waktu 20–30 menit.

Untuk memastikan kelancaran operasional, para operator truk telah mendapatkan pelatihan khusus. Asep menyebutkan bahwa pengoperasian truk listrik ini tidak jauh berbeda dengan truk compactor konvensional berbahan bakar solar, sehingga proses adaptasi berjalan mulus.

Lebih lanjut, Asep menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang rendah emisi dan ramah lingkungan.

“Jakarta ingin membuktikan bahwa peralihan ke kendaraan bebas emisi adalah sesuatu yang bisa diwujudkan. Langkah ini menjadi awal dari transformasi armada pengangkut sampah yang sepenuhnya berbasis listrik,” tutupnya.

Baca Juga

KPK Sebut 28 Persen Penerimaan Murid Baru Masih Diwarnai Pungli

Jakarta - Masa penerimaan murid baru selalu menjadi periode...

BYD M6 DM Resmi Dijual di Indonesia, Dibanderol Mulai Rp298 Juta

Jakarta - PT BYD Motor Indonesia resmi mengumumkan harga...

Belanja Makin Seru, Festival Jakarta Great Sale Targetkan Transaksi Rp16 Triliun

Jakarta - Ajang pesta diskon tahunan Festival Jakarta Great...

Tak Perlu Pusing, Pengajuan Job Fair Kini Bisa Dipantau melalui SIAPkerja

Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat digitalisasi layanan...

Dewan Pers Siapkan Usulan di RUU Hak Cipta, Karya Jurnalistik Harus Dilindungi

Jakarta - Dewan Pers menggelar forum dengar pendapat untuk...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini