28.6 C
Jakarta
Kamis, Juli 30, 2026
BerandaKATA EKBISKEUANGANDorong PAD, Pemkot Palangka Raya Perkuat Digitalisasi Pengelolaan Pajak Daerah

Dorong PAD, Pemkot Palangka Raya Perkuat Digitalisasi Pengelolaan Pajak Daerah

Palangkaraya – Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem digital dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada hasil.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Entry Meeting Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Tengah. Agenda itu merupakan bagian dari Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) atas pengelolaan pajak dan retribusi daerah tahun 2025, yang digelar di Ruang Peteng Karuhei I, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (14/10/2025).

Menurut Zaini, digitalisasi pengelolaan pajak dan retribusi merupakan langkah penting untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi potensi kebocoran, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran.

“Pemanfaatan teknologi informasi menjadi keharusan agar proses pengelolaan pajak dan retribusi berjalan lebih cepat, transparan, dan akurat,” ujar Zaini dikutip dari laman infopublik.

Ia juga menekankan perlunya sinergi antara perangkat daerah pengelola pajak dengan lembaga pengawasan seperti BPK dan Inspektorat. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan sistem administrasi yang tertib dan sejalan dengan prinsip good governance.

“Pemeriksaan yang dilakukan BPK bukan semata untuk mencari kekurangan, tetapi menjadi sarana pembelajaran agar pengelolaan pendapatan daerah semakin baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Zaini menjelaskan bahwa Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya saat ini terus mengembangkan berbagai layanan digital, antara lain sistem pelaporan pajak daring, integrasi data wajib pajak, serta perluasan kanal pembayaran non-tunai.

“Ke depan, kami ingin seluruh proses pengelolaan pajak dan retribusi dilakukan secara digital end-to-end, mulai dari pendaftaran hingga pelaporan,” tegasnya.

Dengan penerapan sistem digital secara menyeluruh dan penguatan tata kelola keuangan yang transparan, Pemkot Palangka Raya optimistis dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan keuangan pemerintah daerah.

Baca Juga

Tak Ada Toleransi, KAI Commuter Blacklist 40 Pelaku Pelecehan Seksual

Jakarta - Sepanjang semester I 2026, KAI Commuter telah...

Bank Saqu Catat DPK Rp8,9 Triliun, Kredit Melesat 37,4 Persen

Jakarta - Bank Saqu, layanan perbankan digital milik Astra...

PT Pos Indonesia Lakukan Penyesuaian Pembukuan Rp9 Triliun, Transformasi Dipercepat

Jakarta – Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara terus...

Perry Warjiyo Tinggalkan Bank Indonesia, Pemerintah Jamin Stabilitas Tetap Terjaga

Jakarta - Pemerintah menerima pengunduran diri Perry Warjiyo dari...

Tanpa Rompi Tahanan, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan

Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menahan mantan Jaksa...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini